Dubai Siap Resmikan Menara Tertinggi di Dunia, Bisa Terlihat dari Jarak 95 KM

Senin depan, Dubai siap meresmikan 'Burj al-Imarat', gedung tertinggi yang dibangun di atas kota itu yang juga menjadi gedung dan menara tertinggi di dunia. Acara pembukaan dipastikan akan berlangsung mewah dan meriah, sekaligus memperingati empat tahun menjabatnya Syaikh Muhammad Rashid Ali Maktum sebagai wali Dubai.
Tender proyek pembangunan gedung tersebut ditangani oleh perusahaan kontraktor Imar, yang separuh sahamnya dimiliki oleh pemerintahan Emirat. Gedung yang berdiri gagah berbalut lapisan logam dan kaca itu sendiri masih belum dipastikan kadar ketinggiannya. Namun, pihak kontraktor menegaskan tingginya lebih dari 800 meter.
Kantor berita berbahasa Arab Alarabiya (2/1) melansir, angka pasti ukuran ketinggian gedung al-Imarat akan diumumkan pada hari peresmian. Gedung dan menara itu sendiri terdiri dari 160 tingkar, berdiri di atas tanah seluas 330 ribu meter kubik dan berbobot 31400 ton serta 57 lift.
Biaya pembangunan gedung ini, yang dapat dilihat dari kejauan 95 KM, pada awal mula anggaran proyeknya mencapai 1 juta dolar. Beberapa surat kabar dalam negeri Emirat melansir, biaya pembangunannya melebihi angka tersebut. (ags/aby)
Lainnya (Arsip)
- Hasil Studi: Washington Percepat Terjadinya Perang Yom Kippur
Sabtu, 02/01/2010 05:47 WIB - Federasi Bola Iran "Tidak Sengaja" Sampaikan Salam Tahun Baru ke Israel
Sabtu, 02/01/2010 05:18 WIB - Imam Anwar Awlaki Masih Hidup
Jumat, 01/01/2010 11:00 WIB - Israel Tangkap Pelaku Pembakaran Masjid
Jumat, 01/01/2010 07:28 WIB - Muhammad Habib Resmi Mundur dari Semua Jabatannya di Ikhwan
Jumat, 01/01/2010 07:10 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




