Dubes AS di Kabul Tolak Pasukan Tambahan, Mengapa?

Kamis, 12/11/2009 17:17 WIB | Arsip | Cetak

Dubes AS untuk Afghanistan, Karl Eikenberry ternyata menentang pengiriman pasukan tambahan AS ke Afghanistan. Hal ini terungkap dalam pesan kabel yang berstatus rahasia, yang dikirim Eikenberry ke Washington sejak sepekan lalu dan baru bocor ke media massa hari ini.

Sikap Eikenberry tergolong berani dan berpotensi menimbulkan pertikaian dengan para jenderal militer AS yang menginginkan agar pemerintahan Obama mengirim pasukan tambahan ke Afghanistan. Tidak jelas seberapa besar pengaruh pesan yang dikirim Eikenberry itu pada Obama. Yang jelas, sampai pertemuan kedelapan dengan jajaran pejabat militernya hari Rabu kemarin, Obama masih belum bisa memutuskan apakah akan mengirimkan puluhan ribu pasukan tambahan ke Afghanistan untuk menghadapi Taliban.

Alasan Eikenberry menentang pengiriman pasukan tambahan, karena keprihatinannya atas korupsi dalam tubuh pemerintahan Presiden Afghanistan Hamid Karzai. Menurutnya, selama korupsi di Afghanistan masih merajalela, pengiriman pasukan tambahan tidak ada manfaatnya.

Saat ini, AS sudah mengerahkan sekitar 68.000 tentaranya ke Afghanistan. Jika digabungkan dengan pasukan koalisi, maka jumlah pasukan asing di Afghanistan mencapai 100.000 ribu orang. Anehnya, selama hampir delapan tahun sejak invasi AS ke Afghanistan, pasukan asing seolah tidak berdaya menghadapi perlawanan Taliban. Taliban malah makin leluasa menguasai kembali daerah-daerah yang dulu diambilalih oleh pasukan AS dan sekutunya.

Siapa yang berada di belakang Taliban sebenarnya? Permainan pemerintah Afghanistan atau konspirasi AS sendiri untuk melenggengkan penjajahannya di Negeri Para Mullah itu? (ln/bbc/iol)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...

Safe Deposite Box di BCA Syariah
Barang-barang berharga seperti emas, perhiasan ataupun surat-surat berharga seperti sertifikat rumah, tanah, kendaraan dan lainnya tentu harus disimpan baik agar tidak hilan/r...


Peluang