Dukung Kampus Ikhtilat, Situs Al-Watan di Deface

Minggu, 08/11/2009 09:31 WIB Cetak |  Kirim

Situs dari surat kabar pro pemerintah Saudi - al-Watan pada hari sabtu kemarin (7/11) telah di hack (deface) yang diduga kuat dilakukan oleh para pendukung ulama terkemuka Saudi yang baru-baru ini dipecat (mengundurkan diri?) dari dewan ulama senior kerajaan.

Tindakan deface (mengganti halaman) ini dilakukan oleh para hacker karena surat kabar Al-Watan mendukung usaha kerajaan dalam membuat kampus "ikhtilat" yang direstui oleh Raja Abdullah. Para hacker mengganti halaman depan situs surat kabar Al-Watan dengan gambar dari Syaikh Saad bin Nasser Al-shithri dengan sebuah pernyataan yang mengkritik surat kabar tersebut karena mencela Ulama Islam.

Aksi para hacker mendeface halaman muka situs surat kabar Al-Watan sepertinya merupakan tindakan pembalasan terhadap surat kabar itu karena mereka yang pertama yang melaporkan pernyataan Syaikh Al-Shithri yang menentang adanya kampus ikhtilat di lingkungan kerajaan Saudi.

"Terus terang, kami tidak tahu perbedaan antara sekte sesat militan dan dari kelompok kaum liberal, mereka memfitnah para Ulama dan menggambarkan mereka dengan pernyataan yang paling ofensif," kata pernyataan para hacker di halam depan situs itu.

Selain itu, para hacker juga menulis: "Wahai Syaikh Shithri, kami berada di samping anda dan akan setia kepada Anda, tapi suara kemunafikan saat ini adalah salah satu yang paling bergema dalam pers kita."

Al-Shithri adalah salah satu dari beberapa ulama yang menentang adanya universitas yang bercampur baur antara laki-laki dan perempuan, yang berada di luar pengawasan badan pelayanan pendidikan yang didominasi para ulama yang dianggap konservatif .

Para Ulama senior mengatakan sebaiknya ulama yang juga dokter hewan yang mengajar - untuk Mencegah kurikulum berideologi asing seperti "teori evolusi" diajarkan dan untuk segera membentuk sebuah komite Untuk memastikan bahwa semua hal yang diajarkan di kampus King Abdullah University of Technology (KAUST) yang merupakan kampus super canggih di Timur tengah - tidak melanggar Syari'ah, atau hukum Islam.(fq/aby)


(Arsip Dunia Islam)

BPRS Harta Insan Karimah, Bersama dalam Usaha dan Ibadah

Tak banyak bank syariah seperti BPRS Harta Insan Karimah. Meski tak sebesar bank umum syariah, BPRS HIK mampu menerapkan manajemen perbankan yang baik dan akuntabel serta mampu memelihara ruh syariah dalam diri para pegawai. Satu poin yang patut ditiru oleh bank berlabel syariah lainnya.

Meredam Keraguan Demi Selamat Dunia Akhirat

0leh: Khoiriyati Kusumaningtyas. Saya termasuk golongan masyarakat yang sejak awal mendukung 100% perbankan syariah. Keraguan itu justru muncul di saat Bank Syariah booming bagaikan jamur di musim hujan, kira-kira tahun 2006-an. Saat itu saya bertanya.tanya, mengapa semua bank konvensional mengadakan program syariah

Laba yang Adil, Margin tiap Bank dan Rumus Umum KPR iB

Tanya : Berapakah margin yang ditentukan oleh KPR Syariah untuk pinjaman sebesar 100 jt dengan angsuran selama 6 tahun ? apakah masig-masig daerah penetapan margin tersebut berbeda, bagaimana dengan margin untuk lokasi di daerah Depok dan DKI, kalau tidak salah dalam Al .Quran atau Hadist disebutkan untuk besaran nilai keuntungan seseoramg dari penjualan adalah maksimal 10%

Bank Syariah di Minimarket

uchiemasdar.blogspot.com Ide ini muncul saat saya berkunjung ke kota Metro di provinsi Lampung. Siapa nyana, ternyata di kota kecil tersebut, jaringan Indomaret dan Alfamart bertebaran di mana-mana. Sebagaimana transaksi di minimarket, masyarakat sekitar sudah akrab dengan alat pembayaran seperti Debit Card BCA, BNI, dan Mandiri.

BNI iB OTO, Pembiayaan untuk Pembelian Kendaraan

BNI iB Oto merupakan pembiayaan untuk pembelian kendaraan dengan proses yang mudah dan cepat berdasarkan syariah. Uang muka relatif ringan dan pembayaran dapat dilakukan secara debet otomatis. Keunggulan: 1. Rasa tenteram dan tenang karena dengan pembiayaan syariah terhindar dari transaksi yang ribawi. 2. Selama masa pembiayaan besarnya angsuran tetap dan tidak berubah sampai lunas.

 

Anak Ngambek Tidak Mau Sekolah

Bagaimana menghadapi sikap anak saya yang saat ini berusia 6 tahun 2 bulan, baru 2 minggu masuk SD yang jam belajarnya full day (pulang sekolah pukul 14.30). Pekan ke-2 ini dia malah ngambek (menangis dengan keras dan tidak mau ditinggal)

PELUANG