Duta Besar Turki Untuk AS Mengundurkan Diri

Duta Besar Turki untuk Amerika Serikat, Nabi Hansoi mengundurkan diri dari jabatannya (Kamis,10/12/09); karena dikritik oleh Menteri Luar Negeri Turki, David Oglu. Dalam pernyataan resminya, Kementerian Luar Negeri Turki menyatakan telah menyetujui permintaan dari Duta Besar di Washington untuk dialihkan tugasnya ke Dewan Kementerian sampai mendapatkan penggantinya sesegera mungkin.
Surat kabar "Hurriyet", dalam situsnya menyatakan bahwa Hansoi tiba-tiba mengundurkan diri enam bulan sebelum masa pensiunnya berakhir karena menjadi sasaran kritik dari Oglu. Dijelaskan dalam situs ini bahwa Oglu mengkritik Hansoi karena kegagalannya menjamin keikutsertaan Oglu dalam pertemuan bilateral antara Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Barack Obama di Gedung Putih Senin lalu.
Dijelaskan pula meskipun Daud Oglo telah meminta untuk mengatur keikutsertaanya dalam pertemuan antara Erdogan dan Obama itu namun ia tetap tidak bisa menghadiri pertemuan. Hal inilah yang mendorong Menlu Turki untuk langsung menyalahkan dan melancarkan kritik kepada Dubes Turki tersebut.
Oglu sempat bertanya-tanya mengapa ia tidak diperkenankan untuk ikut dalam pertemuan itu. Hansoi menjawab bahwa permintaan izin belum diserahkan kepada pihak AS.
Erdogan: Kami Inginkan yang Terbaik
Terkait pengunduran ini, Erdogan menyatakan: "Saya tidak mengetahui hal ini dan jika berita ini benar maka kami ingin yang terbaik untuknya."
Lobi Yahudi di U. S. Kongres mulai bergerak melawan Turki, setelah pukulah Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan yang berturut-turut kepada Israel.
Menurut sumber-sumber media yang ada, sebelumnya para pemimpin Yahudi Amerika telah bertemu dengan Dubes Turki di Washington dan menyatakan keprihatinan yang mendalam dengan arah pemerintahan Turki di bawah kekuasaan Partai Keadilan dan Pembangunan setelah bertahun-tahun terbina hubungan yang baik dengan Yahudi.(imo/sn/umr)
Lainnya (Arsip)
- Obama Lindungi Pelaku Penyiksaan
Jumat, 11/12/2009 14:56 WIB - Hikayat Nama Jalan dan Krisis di Iran
Jumat, 11/12/2009 13:13 WIB - Aksi Protes di AS, Peti-Peti Mati Untuk Obama
Jumat, 11/12/2009 13:12 WIB - Mundur Dari Afghanistan? Mungkin 2011, Mungkin Nanti, Mungkin Tidak Pernah
Jumat, 11/12/2009 11:08 WIB - Setengah Warga Perancis Percaya, Islam Kompatibel dengan Masyarakat
Jumat, 11/12/2009 11:00 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




