"Aksi" Erdogan di Forum G-20

Banyak hal yang patut dicontoh dari sosok seorang Recep Tayep Erdogan dalam kapasitasnya sebagai pemimpin negara, sebagai Perdana Menteri Turki. Selain sejumlah prestasi yang telah dikuirnya semasa dirinya menjabat sebagai PM dan memajukan Turki dalam pelbagai bidang secara signifikan, Erdogan juga adalah sosok yang sederhana, bersahaja, memperhatikan kesejahteraan rakyatnya, serta memiliki semangat patriotik dan nasionalisme yang tinggi.
Nasionalisme dan kecintaan Erdogan terhadap negeri yang dipimpinnya itu kembali ia tunjukkan di hadapan dunia baru-baru ini, yaitu pada forum negara-negara anggota G-20 yang beberapa hari lalu digelar di Boston, USA.
Saat sesi pemotretan, para pemimpin negara anggota G-20 maju ke panggung yang telah di sediakan. Di lantai panggung itu, ditempelkan bendera masing-masing negara, sebagai tempat para pemimpin negara yang bersangkutan itu berdiri.
Sesaat ketika pemimpin negara G-20 itu naik panggung, hampir semua sorot mata hadirin dan juga sorot kamera para wartawan tertuju pada pemimpin Turki, pada Erdogan. Erdogan tidak seperti para pemimpin negara lainnya yang langsung berdiri dan "memasang muka", melainkan membungkukkan badan, memungut bendera negaranya yang tertempel di lantai itu, lalu memasukkannya ke dalam saku.
Sontak saja, para wartawan pun tak ingin ketinggalan momen menarik itu. Mereka pun berebutan memotret dan men-shoot aksi Erdogan dengan kamera mereka. Tak sedikit dari mereka yang bertepuk tangan.
Aksi Erdogan kali ini bukanlah kali pertama. Pada pertemuan G-20 sebelumnya, Erdogan juga melakukan aksi serupa, begitu juga di beberapa forum internasional lainnya.
Wajar kiranya, jika dengan sikap-sikap patriotiknya itu, Erdogan menjadi pemimpin terpopuler Turki sepanjang sejarah modern negeri itu--pasca revolusi Kemal Ataturk.(fq/wb)
Lainnya (Arsip)
- Maraknya SMS Perceraian di Tajikistan
Sabtu, 26/09/2009 08:00 WIB - Curiga Terhadap Teroris, Kuwait Blokir Sejumlah Situs dan Blog
Sabtu, 26/09/2009 07:52 WIB - Seandainya Matius Swift dan Ross McKnight Muslim?
Jumat, 25/09/2009 20:53 WIB - Pangeran Terakhir dari Kekhalifahan Turki Utsmani Wafat di Istanbul
Jumat, 25/09/2009 06:05 WIB - Umat Islam Amerika akan Selenggarakan Sholat Jumat di Capitol Hill
Jumat, 25/09/2009 06:05 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




