"Aksi" Erdogan di Forum G-20

Minggu, 27/09/2009 09:07 WIB Cetak |  Kirim

Banyak hal yang patut dicontoh dari sosok seorang Recep Tayep Erdogan dalam kapasitasnya sebagai pemimpin negara, sebagai Perdana Menteri Turki. Selain sejumlah prestasi yang telah dikuirnya semasa dirinya menjabat sebagai PM dan memajukan Turki dalam pelbagai bidang secara signifikan, Erdogan juga adalah sosok yang sederhana, bersahaja, memperhatikan kesejahteraan rakyatnya, serta memiliki semangat patriotik dan nasionalisme yang tinggi.

Nasionalisme dan kecintaan Erdogan terhadap negeri yang dipimpinnya itu kembali ia tunjukkan di hadapan dunia baru-baru ini, yaitu pada forum negara-negara anggota G-20 yang beberapa hari lalu digelar di Boston, USA.

Saat sesi pemotretan, para pemimpin negara anggota G-20 maju ke panggung yang telah di sediakan. Di lantai panggung itu, ditempelkan bendera masing-masing negara, sebagai tempat para pemimpin negara yang bersangkutan itu berdiri.

Sesaat ketika pemimpin negara G-20 itu naik panggung, hampir semua sorot mata hadirin dan juga sorot kamera para wartawan tertuju pada pemimpin Turki, pada Erdogan. Erdogan tidak seperti para pemimpin negara lainnya yang langsung berdiri dan "memasang muka", melainkan membungkukkan badan, memungut bendera negaranya yang tertempel di lantai itu, lalu memasukkannya ke dalam saku.

Sontak saja, para wartawan pun tak ingin ketinggalan momen menarik itu. Mereka pun berebutan memotret dan men-shoot aksi Erdogan dengan kamera mereka. Tak sedikit dari mereka yang bertepuk tangan.

Aksi Erdogan kali ini bukanlah kali pertama. Pada pertemuan G-20 sebelumnya, Erdogan juga melakukan aksi serupa, begitu juga di beberapa forum internasional lainnya.

Wajar kiranya, jika dengan sikap-sikap patriotiknya itu, Erdogan menjadi pemimpin terpopuler Turki sepanjang sejarah modern negeri itu--pasca revolusi Kemal Ataturk.(fq/wb)


(Arsip Dunia Islam)

BPRS Harta Insan Karimah, Bersama dalam Usaha dan Ibadah

Tak banyak bank syariah seperti BPRS Harta Insan Karimah. Meski tak sebesar bank umum syariah, BPRS HIK mampu menerapkan manajemen perbankan yang baik dan akuntabel serta mampu memelihara ruh syariah dalam diri para pegawai. Satu poin yang patut ditiru oleh bank berlabel syariah lainnya.

Meredam Keraguan Demi Selamat Dunia Akhirat

0leh: Khoiriyati Kusumaningtyas. Saya termasuk golongan masyarakat yang sejak awal mendukung 100% perbankan syariah. Keraguan itu justru muncul di saat Bank Syariah booming bagaikan jamur di musim hujan, kira-kira tahun 2006-an. Saat itu saya bertanya.tanya, mengapa semua bank konvensional mengadakan program syariah

Laba yang Adil, Margin tiap Bank dan Rumus Umum KPR iB

Tanya : Berapakah margin yang ditentukan oleh KPR Syariah untuk pinjaman sebesar 100 jt dengan angsuran selama 6 tahun ? apakah masig-masig daerah penetapan margin tersebut berbeda, bagaimana dengan margin untuk lokasi di daerah Depok dan DKI, kalau tidak salah dalam Al .Quran atau Hadist disebutkan untuk besaran nilai keuntungan seseoramg dari penjualan adalah maksimal 10%

Bank Syariah di Minimarket

uchiemasdar.blogspot.com Ide ini muncul saat saya berkunjung ke kota Metro di provinsi Lampung. Siapa nyana, ternyata di kota kecil tersebut, jaringan Indomaret dan Alfamart bertebaran di mana-mana. Sebagaimana transaksi di minimarket, masyarakat sekitar sudah akrab dengan alat pembayaran seperti Debit Card BCA, BNI, dan Mandiri.

BNI iB OTO, Pembiayaan untuk Pembelian Kendaraan

BNI iB Oto merupakan pembiayaan untuk pembelian kendaraan dengan proses yang mudah dan cepat berdasarkan syariah. Uang muka relatif ringan dan pembayaran dapat dilakukan secara debet otomatis. Keunggulan: 1. Rasa tenteram dan tenang karena dengan pembiayaan syariah terhindar dari transaksi yang ribawi. 2. Selama masa pembiayaan besarnya angsuran tetap dan tidak berubah sampai lunas.

 

Anak Ngambek Tidak Mau Sekolah

Bagaimana menghadapi sikap anak saya yang saat ini berusia 6 tahun 2 bulan, baru 2 minggu masuk SD yang jam belajarnya full day (pulang sekolah pukul 14.30). Pekan ke-2 ini dia malah ngambek (menangis dengan keras dan tidak mau ditinggal)

PELUANG