Erdogan Dilempari Sepatu di Spanyol

Selasa, 23/02/2010 17:21 WIB | Arsip | Cetak

Perdana Menteri Turki Recep Tayyep Erdogan mengalami aksi pelemparan sepatu. Peristiwa itu terjadi ketika ia dan istrinya keluar dari gedung istana Sevilla, Spanyol, sesaat setelah ia menerima penghargaan Nudo de Sevilla.

Satuan keamanan Spanyol segera meringkus pelaku pelemparan yang ditengarai seorang Kurdi berkewarganegaraan Suriah. Pelaku melakukan aksinya ditengah kondisi mabuk berat. Beruntung, lemparan sepatu itu melenceng jauh dari sasaran utama.

Polisi Spanyol mengumumkan pelaku berada di Spanyol dengan jalan ilegal. Dokumen-dokumen keimigrasian dan izin tinggal pelaku dinyatakan cacat. Pemerintahan Spanyol pun langsung mendeportase pelaku.

Selain mengalami pencobaan pelemparan sepatu, PM Erdogan juga sempat diteriaki oleh sekelompok orang tak dikenal. Peristiwa ini terjadi di depan hotel Alfonso. Mereka berteriak mengatakan "Hidup Kurdistan, Hidup Kurdistan!". Sepertihalnya kepada pelaku pelemparan sepatu, polisi juga segera meringkus pembuat ulah itu.

Masalah etnik Kurdi merupakan salah satu masalah yang cukup mengganjal di Turki, juga di negara-negara Timur Tengah--Trans Kaukasus lainnya yang memiliki minoritas penduduk dari etnik itu, seperti Irak, Iran, Azerbaijan, dan Suriah.

Di Turki, misalnya, sayap Kurdistan telah menjadi musuh bebuyutan pemerintahan. Partai Buruh Kurdistan dicap sebagai sayap separatis Turki dan penebar teror. Selama berpuluh-puluh tahun, pemerintahan Turki bersikap represif terhadap entitas Kurdistan.

Sikap tersebut berubah di masa pemerintahan PM Erdogan. Perdana Menteri dari partai Islam moderat Turki itu memberikan banyak "kemurahan" bagi etnik Kurdistan, bahkan mewacanakan kebebasan dan demokratisasi Kurdistan. (ags/db)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang