Erdogan: Masalah Gaza Adalah Masalah Nurani

Jumat, 08/01/2010 08:12 WIB | Arsip | Cetak

Recep Tayyep Erdogan

Perdana Menteri Turki yang tengah naik daun Recep Tayyep Erdogan menegaskan jika reaksi yang ditunjukan dan disampaikan oleh pemerintahannya terkait kezaliman di Jalur Gaza adalah reaksi atas masalah kenuranian, karena masalah Gaza adalah masalah nurani dan kemanusiaan.

Ditegaskan Erdogan, sebagai sebuah negara yang besar dan pewaris sebuah imperium Muslim adiluhung (Utsmaniyyah), sudah selayaknya Turki berada di garda depan atas masalah-masalah kemanusiaan seperti Gaza.

"Tidak ada kaitannya dengan perubahan peta politik luar negeri Turki. Reaksi Turki yang melejit atas masalah Gaza lebih banyak didorong nurani, kemanusiaan, dan perdamaian," kata Erdogan sebagaimana dilansir Dunya Bulteni (7/1).

Penegasan tersebut disampaikan Erdogan di hadapan para Duta Besar dan Diplomat Turki dalam sebuah penataran yang digelar mulai Senin (4/1).

Dalam penataran itu, Erdogan tampak berusaha memahamkan para Duta Besar dan Diplomat negaranya atas beberapa kebijakan luar negeri pemerintahan Turki. Masalahnya, banyak isu yang menyebutkan jika Turki di masa pemerintahan Erdogan hendak mengubah haluan negara itu menuju "Timur".

Terkait masalah Gaza, Turki memang tampil menjadi garda depan dunia Muslim yang bersuara tegas dan dapat didengar oleh dunia. Baru-baru ini, misalnya, dalam kasus perseteruan antara rombongan kemanusiaan untuk Gaza "Lifeline 3" (Syaryan al-Hayat 3) dengan pemerintahan Mesir, Turki tampak memainkan peran sebagai ujung tombak diplomasi rombongan kemanusiaan itu.

Hasilnya, kini rombongan tersebut bisa masuk Gaza, setelah beberapa hari lamanya terkatung-katung tak bisa memasuki Gaza karena sikap keras pemerintahan Mesir. Sayangnya, rombongan kemanusiaan dari Indonesia yang sedianya akan bergabung dengan rombongan "Lifeline 3" tidak mendapat izin dari pemerintahan Mesir untuk ikut serta memasuki Gaza. (ags/db)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang