Erdogan: Mayat Sultan Al-Fatih dan Selim Akan Remuk Jika Turki Diam atas Kezaliman Israel

Senin, 14/06/2010 16:48 WIB | Arsip | Cetak

Perdana Menteri Turki Recep Tayyep Erdogan menegaskan jika rakyat Turki bungkam atas kezaliman dan kesewenang-wenangan yang ada di dunia, salah satunya adalah apa yang dilakukan oleh Israel, maka hal tersebut berarti rakyat Turki telah mengkhianati kebesaran bangsa mereka sendiri, dan menjadikan tulang mayat dua sultan legendaris Turki Muhammad al-Fatih dan Selim I remuk.

Erdogan menyampaikan hal tersebut dalam sebuah pidato di sebuah acara yang digelar Universitas Trabzon di wilayah Laut Hitam, Turki, Ahad (13/6) lalu.

Pernyataan Erdogan tersebut merupakan tanggapan kepada beberapa pihak di Turki yang mengkritik kebijakannya berkonfrontasi dengan Israel yang dipandang "merugikan kepentingan Turki". Salah satu yang mengkritik sikap tegas Erdogan tersebut adalah beberapa surat kabar Turki berhaluan sekuler-konservatif.

Dikatakan Erdogan, beberapa surat kabar Turki tersebut mencemooh dirinya dan pemerintahannya yang membela Palestina, juga beberapa langkah kebijakannya yang kian lama kian berpaling dari Barat dan beralih haluan menuju Arab.

Mayoritas masyarakat Turki memandang dunia Arab dengan pandangan inferior. Bangsa Arab dipandang sebagai bangsa rendahan, kotor, jorok, kasar, dan terbelakang.

"Banyak yang mengatakan bahwa Turki kini putus dengan Barat, dan berbalik arah menuju Arab. Yang mengatakan demikian adalah koran-koran Israel dan Barat yang mendukung Israel. Namun sayangnya, saya juga menemukan ungkapan serupa keluar dari beberapa surat kabar negara saya sendiri," kata Erdogan.

Ditambahkan Erdogan, "jika ada beberapa surat kabar Barat yang menjadi pelayan Israel, mengapa beberapa surat kabar Turki sendiri juga ikut-ikutan menjadi pelayan negara tersebut, justru ketika negara Turki sendiri sedang bersi tegang mengecam kezaliman Israel dan mayoritas rakyatnya sedang berkabung atas beberapa saudaranya yang ditembak mati Israel?". (ags/db)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang