Erdogan : Menyerukan Swiss Meninjau Keputusannya Larang Menara Masjid

Rabu, 02/12/2009 15:45 WIB | Arsip | Cetak

Recep Tayyep Erdogan

Perdana Menteri Turki Recep Tayep Erdogan menyerukan pemerintahan Swiss untuk meninjau ulang hasil referendum yang memutuskan untuk melarang pembangunan menara masjid di negeri coklat putih itu.

"Telah menjadi kewajiban kita untuk mengajak Swiss dengan cara yang elegan untuk meninjau ulang keputusan pelarangan membangun menara masjid tersebut," kata Erdogan di hadapan sidang parlemen Turki, kemarin (1/12).

Erdogan juga menyatakan, pihak Swiss butuh untuk diyakinkan jika keputusan pelarangan tersebut merupakan keputusan yang kurang bijak dan bisa menjerembabkan pada kubangan diskriminasi dan rasisme--dua hal yang sangat dikutuk oleh prinsip hidup masyarakat Eropa.

Kebencian terhadap Islam, lanjut Erdogan, atau Islamofobia merupakan kejahatan kemanusiaan, sama halnya dengan kejahatan anti-semit yang sangat ditabukan di Eropa.

Ditambahkan PM Turki yang populer itu, masalah ini harus segera dituntaskan. Dan menjadi kewajiban umat Muslim di seluruh dunia juga untu membantu Swiss menuntaskannya.

Di sisi yang lain, Presiden Turki Abdullah Gul menyatakan, keputusan pelarangan dibangunnya menara masjid di Swiss merupakan "aib" bagi masyarakat Swiss sendiri. Hal tersebut justru yang menelanjangi Swiss, yang dikenal dengan prinsip menghormati perbedaan dan tradisi damainya, di hadapan publik internasional. (AGS/db)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang