Fatwa : 'Cipika-Cipiki' Haram di Yordan

Jumat, 18/09/2009 09:38 WIB | Arsip | Cetak

Pihak berwenang Yordania pada hari Kamis kemarin (17/9) telah mengeluarkan sebuah fatwa keagamaan yang mendesak umat Islam untuk menghindari cipika-cipiki (cium pipi kanan cium pipi kiri) satu sama lain, karena meningkatnya laporan jumlah kasus flu babi di kerajaan tersebut yang mencapai 274 kasus.

"Masyarakat tidak boleh bercipika-cipiki di acara-acara sosial dan pertemuan. Sebaliknya, mereka hanya harus berjabat tangan," kata departemen fatwa pemerintah dalam sebuah pernyataannya.

"Jika penyakit bisa menyebar lewat bercium pipi kanan kiri, maka hal itu dilarang."

Fatwa ini datang beberapa hari menjelang Idul Fitri - perayaan yang menandai berakhirnya puasa bulan suci Ramadhan, ketika umat Islam saling melakukan silaturahim berkunjung satu sama lain dan saling memeluk serta berciuman di pipi.

Dalam dunia Arab konservatif, menolak ciuman di pipi dapat dilihat sebagai tindakan yang ofensif.

Namun departemen pemerintah menegaskan menegaskan bahwa Idul Fitri nanti "harus menandai awal dari berakhirnya" budaya cipika cipiki.

"Kami menyarankan orang untuk mengganti berciuman pipi dengan berjabat tangan saja, terutama selama Idul Fitri - yang terjadi di banyak negara Muslim," katanya.

Pernyataan itu dikeluarkan setelah Menteri Kesehatan Nayef Fayez mengumumkan bahwa 274 kasus dari virus A (H1N1) telah tercatat di Yordania, 82 dari mereka merupakan anak-anak sekolah.

Belum ada laporan kematian yang tercatat dalam kasus virus ini dan pemerintah telah berulang kali mengatakan bahwa "situasi terkendali."

Lebih dari 3.000 telah meninggal dari virus A (H1N1) sejak pertama kali muncul pada bulan April dan dengan cepat menyebar ke seluruh dunia.(fq/aby)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang