Fatwa Al-Azhar Tidak Digubris, Kerusuhan Akibat Bola Berlanjut di Mesir

Sabtu, 21/11/2009 10:09 WIB Cetak |  Kirim

Tampaknya fatwa yang dikeluarkan para ulama Al-Azhar yang mengharamkan fanatik terhadap bola tidak digubris oleh para supporter bola Mesir maupun Aljazair, sungguh ironis.

Pengunjuk rasa melemparkan batu dan bom molotof kepada polisi di dekat kedutaan Aljazair di Kairo pada hari Jumat kemarin, sedikitnya melukai 11 petugas dan 24 polisi sebagai tindakan kemarahan atas serangan terhadap warga Mesir setelah pertandingan kualifikasi Piala Dunia.

Kementerian dalam negeri menyebutkan bahwa 15 mobil juga rusak dalam aksi kekerasan itu.

Kepala Liga Arab Amr Moussa telah menyerukan untuk tenang antara Aljazair dan Mesir.

"Saya menyerukan untuk kembali tenang. Ketegangan ini harus dikembalikan ke proporsi yang benar, semua orang Mesir sama seperti Aljazair adalah orang Arab," kata Moussa, di Dubai dalam sebuah forum yang diselenggarakan oleh World Economic Conference, kepada AFP.

Demonstrasi dimulai pada Kamis malam di sebuah jalan menuju ke kedutaan Aljazair, di mana polisi anti huru hara terpaksa sedikit refresip untuk membubarkan kerumunan yang marah.

Ratusan demonstran meneriakkan slogan-slogan anti-Aljazair dan menyanyikan lagu kebangsaan Mesir, sambil membakar bendera Aljazair.

"Kita harus memperlakukan Aljazair seperti negara yang telah menyatakan perang terhadap kita," kata Amr Higazi, seorang mahasiswa yang memegang poster yang menyerukan pengusiran duta besar Aljazair.

Pada hari Jumat sore, polisi anti huru-hara memblokir akses ke jalan yang menuju ke kedutaan, yang terletak di sekitar makmur Zamalek, dan kemudian menggiring menjauh sekitar 30 demonstran, beberapa di antaranya menginjak-injak dan membakar bendera Aljazair.

Beberapa kaca depan toko-toko dihancurkan pada aksi demonstrasi yang berbuntut kekerasan tersebut.

Para demonstran marah dengan laporan adanya serangan terhadap para supporter Mesir di Khartoum Sudan pada hari Rabu lalu setelah pertandingan kualifikasi Piala Dunia yang dimenangkan Aljazair, dan demonstran juga menuntut pengusiran duta besar Aljazair dari kairo.

Supporter Mesir mengatakan kepada AFP bahwa mereka mengalami pelembaran batu di bus mereka ketika mereka kembali ke bandara Khartoum setelah kekalahan 1-0.

Menteri Kesehatan Mesir Hatem al-Gabali mengatakan 21 orang Mesir terluka ringan dalam serangan itu, namun dibantah oleh polisi Sudan yang mengatakan hanya 4 orang Mesir yang terluka.

Sudan memanggil utusan Mesir di Khartoum untuk memprotes laporan media massa Mesir yang menyatakan bahwa aparat keamanan di Khartoum sengaja membiarkan supporter Aljazair untuk menyerang supporter Mesir.

Sebelumnya Mesir pada Kamis lalu telah memanggil duta besar mereka dari Aljazair untuk konsultasi dan memanggil utusan Aljazair di Kairo untuk memprotes serangan terhadap warga Mesir.

Ini adalah panggilan kedua dalam seminggu ini untuk Duta Besar Abdul Qader Hadjar, yang dipanggil ke kementerian luar negeri.(fq/aby)


(Arsip Dunia Islam)

BPRS Harta Insan Karimah, Bersama dalam Usaha dan Ibadah

Tak banyak bank syariah seperti BPRS Harta Insan Karimah. Meski tak sebesar bank umum syariah, BPRS HIK mampu menerapkan manajemen perbankan yang baik dan akuntabel serta mampu memelihara ruh syariah dalam diri para pegawai. Satu poin yang patut ditiru oleh bank berlabel syariah lainnya.

Meredam Keraguan Demi Selamat Dunia Akhirat

0leh: Khoiriyati Kusumaningtyas. Saya termasuk golongan masyarakat yang sejak awal mendukung 100% perbankan syariah. Keraguan itu justru muncul di saat Bank Syariah booming bagaikan jamur di musim hujan, kira-kira tahun 2006-an. Saat itu saya bertanya.tanya, mengapa semua bank konvensional mengadakan program syariah

Laba yang Adil, Margin tiap Bank dan Rumus Umum KPR iB

Tanya : Berapakah margin yang ditentukan oleh KPR Syariah untuk pinjaman sebesar 100 jt dengan angsuran selama 6 tahun ? apakah masig-masig daerah penetapan margin tersebut berbeda, bagaimana dengan margin untuk lokasi di daerah Depok dan DKI, kalau tidak salah dalam Al .Quran atau Hadist disebutkan untuk besaran nilai keuntungan seseoramg dari penjualan adalah maksimal 10%

Bank Syariah di Minimarket

uchiemasdar.blogspot.com Ide ini muncul saat saya berkunjung ke kota Metro di provinsi Lampung. Siapa nyana, ternyata di kota kecil tersebut, jaringan Indomaret dan Alfamart bertebaran di mana-mana. Sebagaimana transaksi di minimarket, masyarakat sekitar sudah akrab dengan alat pembayaran seperti Debit Card BCA, BNI, dan Mandiri.

BNI iB OTO, Pembiayaan untuk Pembelian Kendaraan

BNI iB Oto merupakan pembiayaan untuk pembelian kendaraan dengan proses yang mudah dan cepat berdasarkan syariah. Uang muka relatif ringan dan pembayaran dapat dilakukan secara debet otomatis. Keunggulan: 1. Rasa tenteram dan tenang karena dengan pembiayaan syariah terhindar dari transaksi yang ribawi. 2. Selama masa pembiayaan besarnya angsuran tetap dan tidak berubah sampai lunas.

 

Anak Ngambek Tidak Mau Sekolah

Bagaimana menghadapi sikap anak saya yang saat ini berusia 6 tahun 2 bulan, baru 2 minggu masuk SD yang jam belajarnya full day (pulang sekolah pukul 14.30). Pekan ke-2 ini dia malah ngambek (menangis dengan keras dan tidak mau ditinggal)

PELUANG