Kiamat "2012" dan Yahudi Pun Tertawa
Saat ini, film Hollywood “2012” tengah menyedot perhatian orang seluruh dunia. Tampaknya misteri kiamat telah membuat orang penasaran dan setidaknya melihat “gambaran” kiamat.
Film ini dibuat oleh Rolland Emmerich—seorang Yahudi. Film-filmnya hampir selalu tentang kiamat atau bencana dunia. Lantas, bagaimana dengan tanggapan orang Yahudi sendiri?
Menariknya, di balik eforia, dan ketakutan dari dampak film ini, orang-orang Yahudi sendiri ternyata menertawakan film ini.
Rebbetzin Esther Jungeris, seorang penulis Yahudi yang produktif mengatakan bahwa dalam kitab suci Yahudi sendiri tidak pernah disebutkan kapan akan datangnya kiamat. “Akan terjadi pada Jumat siang, tapi tidak ada cara untuk mengetahui kapan akan datang Shabbos (hari Jumat) ini.” ujarnya.
Rabi Berel Wein, direktur The Destiny Foundation mengatakan bahwa Yahudi tidak benar-benar tertarik berspekulasi akan hal-hal seperti ini.
Sedangkan Niles Elliet Goldstein, rabi dari The New Shul di Manhattan megnatakan, “Kiamat tidak akan tiba pada tahun 2012!”
Beginilah selalu orang-orang Yahudi, memutar-mutar dunia sesuai dengan yang mereka inginkan, sementara mereka sendiri terkekeh-kekeh menertawakan kebodohan orang-orang di seluruh dunia yang hanya mampu mengikut kemana hidung mereka diarahkan! (sa/jewishweek)
Lainnya (Arsip)
- Kisruh Di Balik Layar Pemerintah Amerika?
Kamis, 19/11/2009 16:28 WIB - 500 Muslim Paling Berpengaruh di Dunia
Kamis, 19/11/2009 15:58 WIB - Forum Makanan Halal Dunia Dibuka di Eropa
Kamis, 19/11/2009 15:57 WIB - Satu Lagi, Kamp Penjara Rahasia CIA Ditemukan di Lithuania
Kamis, 19/11/2009 14:05 WIB - Polisi Filipina Tewaskan 3 Warga Muslim yang Berdemo
Kamis, 19/11/2009 12:22 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




