Gaddafi: AS Bertanggung Jawab Atas Pembantaian di Kapal Mavi Marmara

Pemimpin Libya Muammar Gaddafi mengatakan Amerika Serikat dibalik kejahatan keji atas pembajakan yang dilakukan oleh Israel terhadap konvoi armada kebebasan yang membawa bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza, yang menewaskan puluhan warga sipil tak bersenjata.
Surat kabar Oya" melaporkan presiden Gaddafi mengatakan: "Beban atas kejahatan keji ini tidak ditanggung oleh Israel semata, melainkan harus ditanggung oleh para pembayar pajak Amerika dan kaum miskin Amerika, yang telah mendanai pasukan pendudukan Israel dengan bantuan AS yang selalu memasok dana bagi peralatan militer Israel. "
Kolonel Gaddafi menekankan bahwa aksi Israel telah menewaskan puluhan warga sipil tak bersenjata yang merupakan para dermawan dan pendukung perdamaian, semua aktivis melakukan misi kemanusiaan mereka bukan karena didasarkan ada kepentingan tertentu, dan kemudian bertanya, "Jika Israel ingin mempertahankan Gaza, mengapa israel tidak mengizinkan pengungsi rakyat Palestina untuk kembali ke rumah mereka setelah mereka diusir oleh Israel?".
Dalam akhir pesannya, Gaddafi menyampaikan pesan kepada presiden Barack Obama dengan menyatakan: "Sudah cukup Bapak Presiden, jangan biarkan rakyat Amerika membiayai mafia teroris Israel dan membuat rakyat Palestina menjadi tunawisma serta menderita berkepanjangan."(fq/imo)
Lainnya (Arsip)
- Turki Putus Hubungan Dagang dengan Israel
Rabu, 02/06/2010 07:44 WIB - Netanyahu: Kecaman Dunia Tidak Akan Hentikan Blokade Israel Di Gaza
Rabu, 02/06/2010 07:22 WIB - Erdogan: Kami Tidak Akan Berpaling dari Gaza
Rabu, 02/06/2010 07:08 WIB - Israel Segera Bebaskan Semua Tahanan Armada Gaza
Rabu, 02/06/2010 07:08 WIB - AIPAC: Suara Amerika Berada Di Balik Tragedi Penyerangan Israel
Rabu, 02/06/2010 06:54 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




