Gaddafi Menyerukan Penutupan Kedutaan Israel di Afrika

Rabu, 02/09/2009 15:43 WIB | Arsip | Cetak

Pemimpin Libya Muammar Gaddafi berbicara dihadapan 30 pemimpin Uni Afrika, ketika melakukan pertemuan khusus yang memperingati 40 tahun kekuasaannya di Tripoli, Senin kemarin. Dihadapan para pemimpin negara-negara Uni Afrika itu, Gaddafi menyerukan seluruh negara Afrika untuk menutup kedutaan Israel di negaranya. “Israel berada dibelakang semua konflik”, ujar Gaddafi.

Dalam peringatan 40 tahun kekuasaannya di Tripoli dan seluruh negeri itu, berlangsung sangat meriah,  bukan hanya dihadhiri para pemimpin Uni Afrika, tapi sejumlah pemimpin dunia liannya. Dengan pidatonya yang penuh dengan retorika, Gaddafi menyerukan dengan suaranya yang tegas, meminta para pemimpin Uni Afrika menutup Kedutaan Israel di negera mereka masing-masing. Pemimpin Libya Gaddafi menyebut Israel sebagai ‘gang’ dan mengatakan dengan menggunakan sebagai ‘pelindung kelompok minoritas dan mendorong minoritas melancarkan konflik’, tegas Gaddafi.

Faktanya, semua konflik yang terjadi di Afrika, pasti dibelakangnya adalah Israel, seperti konflik di Sudan Selatan, di Sub Sahara, dan beberapa wilayah lainnya itu, semuanya didalangi oleh Israel. Langkah Israel menciptakan kekacauan disetiap negara, bukan hanya melemahkan negara itu, dan mendukung kelompok minoritas yang melakukan pembrontakan, dan Israel mendukung dengan memberikan dukungan senjata. Inilah yang dilakukan Israel, sampai kemudian negeri itu jatuh ke tangan Israel dan bergantung kepada negeri Zionis itu. Maka, sangatlah beralasan seruan Muammar Gaddafi agar semua negara Uni Afrika menutup kedutaan Israel di negaranya.

Berselang dua hari dari pernyataan Ketua Uni Afrika itu, kemudian Menlu Israel Liberman melakukan lawatan ke negara-negara Afrika selama sembilan hari. Liberman ingin membangun kembali hubungan bilateral dengan negara-negara Uni Afrika, yang pernah berlangsung dalam beberapa dekade. Seperti Ethiopia, Kenya, Ghana, Nigeria, dan Uganda. Tentu, hubungan Israel yang paling lama adalah dengan Afrika Selatan, yang di negeri itu banyak komunitas Yahudinya. Hal ini tidak terlepas banyaknya pengusaha Yahudi, yang melakukan investasi berlian di Afrika Selatan.

Kunjungan Liberman itu didampingi oleh 20 pengusaha dibidang energi, pertanian, air, komunkasi, industri militer, termasuk sejumlah pejabat departemen keuangan, pertahanan, dan dewan keamanan Israel, ikut dalam rombongan Liberman. Ini menunjukkan seriusnya missi yang dibawa oleh Liberman itu, pasca pidato Gaddafi yang menyerukan agar semua negara Uni Afrika menutup kedutaan Israel di negaranya. (m/jp)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang