Galloway: Tidak Ada Lagi Orang di Dunia Ini Bersimpati dengan Israel

Mantan anggota parlemen Inggris George Galloway yang juga presiden dari Long Live Palestine menyatakan bahwa segala sesuatu telah berubah setelah kejahatan mengerikan yang dilakukan oleh pasukan pendudukan Israel di perairan internasional terhadap armada kebebasan.
Mantan anggota parlemen Inggris ini juga menyatakan bahwa banyak negara telah mereview kembali hubungan mereka dengan Israel dan sebagian negara bahkan menarik duta besar mereka dari Israel.
Galloway mengatakan dalam sebuah konferensi pers di Beirut hari ini:" Setelah kejahatan yang mengerikan terhadap armada kebebasan, banyak negara telah menyerukan penyelidikan internasional untuk kejahatan ini dan meminta adanya resolusi PBB dan Uni Eropa serta sejumlah parlemen di seluruh dunia untuk menyelidiki kejahatan Israel terhadap armada bantuan kemanusiaan, yang menuju ke Jalur Gaza yang terkepung."
Dia menambahkan: "Tidak ada orang di dunia ini bersimpati dengan Israel, mereka telah berani mengungkapkan hal ini di depan umum, bahkan seorang jendral senior AS telah mengakui bahwa Israel telah menjadi beban strategis bagi Amerika Serikat."
Galloway menyatakan juga bahwa embargo Israel terhadap Gaza sekarang telah mulai memburuk, dan menyerukan untuk menyingkirkan dan menghancurkan Israel serta berkata: "Ini adalah apa yang kita niatkan untuk melakukan peringatan pada 18 September depan, peringatan akan peristiwa pembantaian Sabra dan Syatila." (fq/imo)
Lainnya (Arsip)
- Siapa Julian Assange, Si Bos Wikileaks?
Selasa, 27/07/2010 13:04 WIB - Oliver Stone: Media dan Pemerintah AS Tak Berdaya oleh Cengkeraman Yahudi
Selasa, 27/07/2010 13:04 WIB - Harga Mahal Sex Education Di Inggris
Selasa, 27/07/2010 11:27 WIB - Di Balik Bocornya Laporan Perang Afghanistan
Selasa, 27/07/2010 10:54 WIB - Pakistan Diam-Diam Membantu Taliban
Selasa, 27/07/2010 10:29 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




