Gara-Gara Seorang Oknum Remaja, Lebanon-Mesir Memanas

Suhu hubungan diplomatik antara Mesir dan Lebanon, dua negara terkemuka di Timur Tengah, akhir-akhir ini memanas. Kondisi tersebut disebabkan oleh kasus dibantai dan dibunuhnya seorang pemuda Mesir di Lebanon beberapa hari lalu.
Selama sepekan ini, media-media di Timur Tengah, khususnya Mesir dan Lebanon, ramai membicarakan kasus Muhammad Islam, pemuda Mesir yang mati mengenaskan di desa Kater Maya, Lebanon, pada Jum'at (30/4) lalu.
Orang-orang Kater Maya beramai-ramai menelanjangi dan memukuli Islam hingga babak belur dan akhirnya mati. Tak hanya itu saja, mayat pemuda naas itu juga digantung di tiang listrik dan menjadi tontonan warga.
Masyarakat Kater Maya melakukan ulah main hakim sendiri itu karena kesal terhadap Islam. Pemuda tanggung itu dipandang sebagai biang kerok dan sumber keresahan. Mulanya Islam diketahui doyan menggoda perempuan desa Kater Maya, lalu beberapa hari sebelum kematiannya, Islam ditangkap polisi karena dinyatakan membunuh satu keluarga di desa itu.
Pasca meledaknya kasus yang menggegerkan ini, kecaman bertubi-tubi dilayangkan pihak pemerintahan Mesir ke Lebanon. Pemerintahan Mesir mengecam tindakan brutal warga desa Kater Maya Lebanon terhadap seorang warga negara Mesir itu.
Sementara itu, Kedutaan Besar Lebanon di Kairo juga menyatakan jika pihaknya menerima ancaman penyerangan dari orang-orang Mesir. Menanggapi kabar ancaman ini, pihak keamanan Mesir segera menurunkan ratusan personilnya untuk menjaga dan memagar betis kedutaan Lebanon. (ags/jzr)
Lainnya (Arsip)
- Ulama-Ulama Saudi Saling Kecam
Selasa, 04/05/2010 13:41 WIB - Insiden Times Squares, Pelakunya Bisa Jadi Orang Amerika Sendiri
Selasa, 04/05/2010 13:22 WIB - Tim Sepakbola Puteri Iran Akhirnya Boleh Ikut Olimpiade Pemuda
Selasa, 04/05/2010 12:37 WIB - Pemimpin Libya Sebut Swiss Negara Mafia
Selasa, 04/05/2010 11:38 WIB - Anggota Parlemen Ikhwan Berdemo Bersama Buruh
Selasa, 04/05/2010 11:35 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




