Gedung Putih Ingin Khalid Syaikh Mohammed "Dieksekusi"

Senin, 01/02/2010 12:32 WIB | Arsip | Cetak

Gedung Putih nampaknya sudah tidak sabar melihat Khalid Syaikh Mohammed dihukum mati. Dalam wawancara dengan CNN, Minggu (31/1), juru bicara Gedung Putih Robert Gibbs dengan yakin mengatakan, "Khalid Syaikh Mohammed akan mendapatkan keadilan dan akan bertemu dengan penciptanya."

Komentar Gibbs memicu keprihatinan para pakar hukum. Mereka menilai pernyataan Gibbs akan mengganggu hak Mohammed akan proses pengadilan yang adil. Dalam acara tersebut, Gibbs juga mengatakan,"Dia (Khalid) akan diadili dan kelihatannya akan dieksekusi atas kejahatan keji yang ia lakukan."

Ramze Kassem, pengacara yang mendampingi sejumlah tahanan kamp Guantanamo menyatakan pernyataan Gibbs sebagai tindakan yang "sangat tidak biasa" bagi seorang jubir Gedung Putih mengatakan sesuatu yang jelas bertentangan dengan prinsip praduga tak bersalah, yang menjadi inti dari sebuah proses hukum.

Khalid Syaikh Mohammed adalah sosok yang oleh AS dituding sebagai otak serangan 11 September 2001. Pemerintah AS kabarnya sedang mencari tempat lain, asal jangan di New York, untuk mengadili Syaikh Mohammed dan empat terdakwa lainnya dalam kasus serangan 11 September.

Gibbs dalam wawancara dengan CNN tidak memberikan kejelasan ketika ditanya tentang kabar itu. Ia hanya mengatakan bahwa pihaknya sedang membicarakan masalah itu dengan otoritas berwenang di New York.

Rencana pemerintah mengadili Syaikh Mohammed di luar kota New York menuai kritik dari banyak pihak. Mereka menilai rencana itu akan membutuhkan biaya dan pengamanan yang lebih besar serta akan mengganggu aktivitas bisnis di wilayah.

Pemerintah AS tidak menyebutkan tempat mana yang akan menjadi alternatif tempat persidangan Syaikh Mohammed. Tapi sejumlah basis militer AS seperti akademi militer West Point yang berlokasi di utara New York bisa dijadikan tempat pengadilan Mohammed meski kasus Mohammed ditangani oleh pengadilan sipil.

"Belum ada keputusan dimana tempatnya," kata seorang pejabat Gedung Putih ketika dikonfirmasi informasi itu. (ln/aljz)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang