Gelombang Protes Jepang dan Turki Terhadap Cina

Selasa, 14/07/2009 13:55 WIB | Arsip | Cetak

 Dua negara yang berbeda, namun dengan sikap yang sama. Begitulah yang sedang terjadi di Jepang dan Turki. Pembantaian Muslim di Xinjiang, Cina dalam jumlah yang sangat banyak telah mengundang berbagai kecaman.

 Hari ini, Ankara, ibukota Turki telah tumplek dengan ribuan orang yang memadati kedutaan besar Cina. Ini tidak lepas dari  pembantaian Muslim Uighurs di Turkistan Timur oleh pasukan militer Cina.

Polisi Cina telah menangkap 1,434 Muslim Uighurs di Turkistan Timur dua hari setelah pasukan tentara Cina membantai 156 orang dan melukai lebih dari 1.000 orang.

 “Pemerintah Cina harus meninggalkan praktik dan kebijakan represifnya terhadap hak asasi manusia, harus menghentikan penindasan terhadap hak hidup, kebebasan dan kesadaran beragama Turkistan Timur dan di semua wilayah Cina.” Begitu bunyi tuntutan mereka.

Sedangkan di Tokyo, Jepang, orang-orang pun turun ke jalan dan mengibarkan bendera Turkistan Timur dan meneriakan slogan anti-Cina.

 “Cina, hentikan pembantaian! Bebaskan Uighur!” begitu bunyi dari spanduk mereka. “Berikan kebebasan pada Uighur!”

Para demonstran mengumpulkan tanda tangan dalam sebuah surat terbuka yang akan dikirim kepada presiden Cina Hu Jintao. “Kami mengecam pembantaian Uighur.”

 “Dengan menyembunyikan kebenaran, pemerintah Cina hanya membuat buruk hubungan antara rakyat Uighur dan ketidakpuasannya.”

 Jepang dan Turki adalah dua negara sekuler. Kemana wahai negara-negara Islam? (sa/wb)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang