Giliran Iran Menghajar Google

Setelah Cina menghentikan peredaran raksasa internet, Google, kini giliran Iran melakukan hal serupa. Hanya kalau Cina melakukannya karena untuk melindungi generasi mudanya dari serbuan pornografi lewat Google, Iran lebih karena represif politik.
Google mengatakan bahwa lalu lintas e-mail di Iran menurun tajam, dengan latar belakang penyebab adanya pembatasan, padahal jaringan Google bekerja dengan baik. Google mengatakan pengguna Gmail di Iran benar-benar mengalami kesulitan dalam mengakses Google menyusul laporan surat kabar tentang pembatasan resmi.
"Ini tidak berada dalam kendali kami." ujar pernyataan resmi Google yang bermarkas di California. The Wall Street Journal melaporkan bahwa Iran telah mengumumkan "skorsing permanen kepada layanan e-mail Google Inc's."
Washington--yang pada hari Rabu katanya memperpanjang sanksi terhadap Teheran--mengatakan setiap usaha untuk informasi dari Iran akan gagal.
Seperti diketahui, sekarang ini Iran tengah bersiap untuk menyambut 31 tahun republik itu. Situs anti pemerintah mendesak pengunjuk rasa untuk menampilkan emblem atau pakaian hijau - warna yang diadopsi oleh gerakan oposisi setelah pemilihan umum yang dipersengketakan. (sa/bbc)
Lainnya (Arsip)
- Hakimullah Tewas, Taliban Pakistan Krisis Kepemimpinan
Kamis, 11/02/2010 11:29 WIB - Inggris Sembunyikan Bukti-Bukti Penyiksaan di Kamp Gitmo
Kamis, 11/02/2010 10:32 WIB - Media: Seruan Melawan Islam untuk Alihkan Perhatian dari Skandal Seks Gereja
Kamis, 11/02/2010 09:53 WIB - Media Turki: Al-Qaidah Berencana Membunuh Menlu Turki
Kamis, 11/02/2010 08:21 WIB - PM Lebanon: Kami Akan Dukung Hizbullah untuk Lawan Israel
Rabu, 10/02/2010 17:17 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




