Mantan pemimpin Uni Sovyet Michael Gorbacev menyatakan jika Amerika Serikat seharusnya tidak berpikiran untuk menambah pasukannya di Afganistan. Justru, Gorbacev menyerukan agar Amerika segera enyah dari Afganistan agar tidak menambah beban penderitaan.
Gorbacev mengemukakan seruannya kepada "negara adidaya mantan saingan negaranya" itu di sela-sela wawancaranya dengan stasiun televisi CNN pada Ahad (8/11) yang lalu.
"Hemat saya rakyat Afganistan tidak membutuhkan ditambahkannya jumlah pasukan Amerika. Yang mereka butuhkan adalah enyahnya pasukan Amerika dari tanah air mereka," terang pemimpin terakhir negara federasi sosialis Uni Sovyet itu.
Gorbacev melayangkan seruannya bukan tanpa alasan, melainkan didasarkan pengalaman. Pasalnya, pasukan "tentara merah" Uni Sovyet yang dahulu pernah dipimpinnya itu pernah melakukan invasi ke Afganistan sekitar tahun 1979 hingga tahun 1989.
"Atas pengalaman yang pernah Sovyet rasakan di Afganistan, sebaiknya Amerika mundur saja," kata Gorbacev.
Gorbacev juga mendesak Amerika untuk segera memikirkan jalan keluar untuk mengakhiri penderitaan rakyat Afganistan akibat invasi Amerika di tahun 2001 silam.
"Amerika juga selayaknya banyak belajar pada percobaan Uni Sovyet atas Afganistan dulu, yang ternyata gagal," terang Gorbacev. (L2/cnnarbc)
Bank Muamalat Cabang Cengkareng membutuhkan karyawan untuk posisi: 1. Customer Service (Wanita) 2. Legal (Pria) 3. Account Manager (Pria).
"Sistem perbankan yang saling menguntungkan, dengan keanekaragaman produksi dan skema keuangan yang lebih variatif" Sistem perbankan syariah adalah alternatif sistem perbankan yang saling menguntungkan kedua belah pihak (nasabah dan bank), yang di dukung oleh keanekaragaman produk dan skema keuangan yang lebih variatif, dan dilakukan secara transparan agar adil bagi kedua belah pihak.
Namaku Siko, lengkapnya Siko Tjikoa, usia 27 tahun, aku tak pernah menulis cerita, sekedar untuk berbagi maka aku ceritakan sebisaku, sebelumnya mohon maaf jika mungkin banyak hal yang tidak sesuai dengan anda para pembaca.
Tak disangka, Islamic Book Fair (IBF) ke-9 yang baru usai 14 Maret lalu menyimpan kenangan bagi saya. Setidaknya, atas izin Allah swt, saya bertemu beberapa kawan saya yang telah terpisah selama tujuh tahun. Dan kami bertemu di stand bank syariah di pameran buku tersebut.
Bank Syariah Bukopin (BSB) berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp831 juta, artinya total laba tersebut naik sebesar 110,77 persen dari tahun lalu yang rugi sebesar Rp7,71 milyar. Hal ini terungkap saat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan BSB Selasa (12/3) lalu.
Salah satu contoh dari pertanyaan yang mereka ajukan adalah saat mereka bertanya tentang - bra/bh, mereka bertanya apa fungsinya dan mengapa mereka tidak dipakaikan juga
Tiga warga Desa Sukorejo, Bojonegoro, terjangkit Demam Berdarah. Tak menunggu lama, tim ACT yang tergabung dalam Masyarakat Relawan Indonesia langsung terjun ke lokasi melakukan fogging.