Hamas: Gencatan Senjata dengan Israel Cukup Sampai Disini

Senin, 15/12/2008 10:31 WIB | Arsip | Cetak

Kepala Biro Politik Hamas, Khaled Mishaal menyatakan Hamas tidak akan memperpanjang kesepakatan gencatan senjata dengan Israel yang akan berakhir tanggal 19 Desember mendatang.

Dalam wawancara dari Damaskus, dengan televisi al-Quds milik Hamas, Mishaal mengatakan Israel tidak menghormati kesepakatan gencatan senjata yang tercapai lewat mediasi Mesir itu, karena Israel masih tetap memberlakukan blokade di Gaza.

"Israel masih memblokade rakyat kami di Gaza dan melakukan serangan terhadap Hamas. Saya pikir, untuk semua kekuatan di Gaza, gencatan senjata akan berakhir pada tanggal 19 Desember dan tidak akan diperpanjang lagi," tukas Mishaal.

Sementar itu, Mishaal yang berada dalam pengasingan di Damaskus, ibukota Suriah, hari Minggu kemarin untuk kedua kalinya bertemu dengan mantan presiden AS , Jimmy Carter. Pertemuan yang membahas konflik di Timur Tengah itu, tidak boleh diliput wartawan dan kedua tokoh tersebut juga tidak memberikan keterangan pers setelah pertemuan.

Carter bertemu Mishaal dalam rangkaian kunjungannya ke Timur Tengah. Sebelum bertemu Mishall, Carter bertemu dengan Presiden Suriah Bashar al-Assad. Namun Carter sempat kecewa, karena saat berkunjung ke Libanon, Hizbullah menolak bertemu dengan Carter.

Milad Hamas

Pada hari yang sama, Minggu (14/12) sekitar 300.000 pendukung Hamas di Gaza berkumpul di stadion kota Gaza, merayakan milad ke-21 gerakan pejuang Palestina itu. Ratusan ribu warga Gaza pendukung Hamas itu kemudian menggelar aksi long-march sambil membawa bendera-bendera Hamas, berwarna hijau.

Dalam pidatonya, Perdana Menteri dari Hamas, Ismail Haniya mengatakan bahwa rakyat Gaza akan mempertahankan tanah Palestina sampai titik darah penghabisan. "Kami katakan pada penjajah dan pada dunia, Kami di sini tetap teguh mempertahankan tanah kami dan kami akan tetap mempertahankan tanah air dan hak-hak kami," tegas Haniya.

Ia mengatakan, tekanan-tekanan yang dilakukan Israel justeru memperkuat Hamas dan Israel tidak akan mendapatkan kemenangan. "Ini adalah sebuah surat untuk Obama, untuk para Zionis dan mereka yang berada dibelakang Zionis. Kami mengatakan dengan segenap keyakinan, bahwa Anda semua tidak akan menang," tandas Haniya dalam pidatonya yang berlangsung selama satu jam.

Pada kesempatan itu, Haniya membacakan berbagai proyek konspirasi dan pendanaan Israel untuk melemahkan dan memiskinkan warga Gaza. Ia juga mengumumkan bahwa Hamas tidak akan mengakui lagi legitimasi pemerintahan Mahmud Abbas di Tepi Barat, begitu masa jabatan Abbas berakhir pada tanggal 8 Januari mendatang. (ln/prtv)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang