Hampanya Remaja Arab Saudi

Selasa, 07/07/2009 10:42 WIB Cetak |  Kirim

Malam sudah hampir mencapai pertengahan, dan suasana sunyi memenuhi jalanan besar di antara gurun dan laut, ketika sekelompok anak muda Saudi berkumpul. Jumlahnya ratusan.

Sekitar pukul 01.00 diini hari, jumlahnya sudah tak lagi terhitung, dan mereka berdiri di samping mobil-mobilnya yang mewah dan glamour, saling memandang, dan memberi isyarat, bahwa beberapa polisi masih berpatroli.

Lalu, ketika polisi itu sudah lenyap, suara mesin mobil mulai menyala. Sedetik kemudian, Corvette kuning dan Mitsubishi merah membelas jalanan, digas dengan kencang sekencang-kencangnya. Suaranya meraung-raung, memekakkan telinga dan mengganggu siapapun yang berada di dekatnya.

Pemandangan ini terjadi setiap akhir pekan di Saudi. Bahkan menjadi demikian populer di kalangan remaja Saudi, dan sudah menjadi kompetisi semilegal. Tak jarang, lomba itu membahayakan nyawa mereka sendiri.

Pertumbuhan remaja Saudi meningkat cepat dalam beberapa tahun ini. Celakanya, mereka sepertinya tak tahu apa gunanya bersekolah, karena uang mereka sudah sedemikian melimpah. Sirkuit malam hari ini hanya satu-satunya pelampiasan bagi remaja-remaja Saudi.

Selain itu, bukan sesuatu yang aneh pula mendapati mobil-mobil yang dikendarai oleh remaja Saudi pada malam hari seperti toko musik berjalan, karena mereka memang tak ragu lagu mengumandakan musik-musik hip-hop dan bling-bling dari mobil mereka dengan suara yang menggelegar.

“Mengapa mereka melakukan hal itu?” ujar Suhail Janoudi, 27, seorang sales yang menyaksikan sirkuit gelap itu, “Karena mereka tak punya kegiatan yang lain lagi. Karena jiwa mereka kosong.” Dalam term bahasa Arab yang beredar di Saudi dikenal kata “Tufush” yang artinya kurang lebih mengambil semua risiko dalam hidup. Anak-anak muda Saudi ini sudah tak ubahnya dengan perilaku pemuda-pemuda Negara Barat dan sekuler lainnya. Kecintaan pemuda Saudi terhadap mobil memang sudah dalam tahap pribadi.

Sulaiman al-Shulukhi, 29, misalnya, yang rutin bersirkuit di malam Minggu, sudah mengumpulkan segala jenis dan macam modifikasi untuk mobilnya yang harganya sangat mahal. “Kami menyebutnya ‘Fast and Furious’ dan ‘Death Race’,” ujar Sulaiman, mengacu film terkenal Hollywood yang bertema kebut-kebutan dengan mobil mewah.

Sulaiman mengakui bahwa semua ini sangat gila. Kasus paling terkenal adalah kematian Faisal al-Otaiti, 27 tahun, pada tahun 2005. Mobilnya menyeruduk tiga orang anak kecil yang seketika tewas bersamanya. Toh, kejadian itu tak menghentikan aktivitas malam remaja Saudi tersebut.

Sekitar jam 5.00 pagi, jalanan mulai kembali sepi, dan beberapa saat kemudian mulai dipenuhi oleh kendaraan truk yang mencari penghidupan. Remaja-remaja Arab Saudi itu kembali pulang dengan segala kelelahan, entah melaksanakan shalat Subuh ataukah tidak, apalagi berjamaah di masjid. (sa/wknngslm)


(Arsip Dunia Islam)

BPRS Harta Insan Karimah, Bersama dalam Usaha dan Ibadah

Tak banyak bank syariah seperti BPRS Harta Insan Karimah. Meski tak sebesar bank umum syariah, BPRS HIK mampu menerapkan manajemen perbankan yang baik dan akuntabel serta mampu memelihara ruh syariah dalam diri para pegawai. Satu poin yang patut ditiru oleh bank berlabel syariah lainnya.

Meredam Keraguan Demi Selamat Dunia Akhirat

0leh: Khoiriyati Kusumaningtyas. Saya termasuk golongan masyarakat yang sejak awal mendukung 100% perbankan syariah. Keraguan itu justru muncul di saat Bank Syariah booming bagaikan jamur di musim hujan, kira-kira tahun 2006-an. Saat itu saya bertanya.tanya, mengapa semua bank konvensional mengadakan program syariah

Laba yang Adil, Margin tiap Bank dan Rumus Umum KPR iB

Tanya : Berapakah margin yang ditentukan oleh KPR Syariah untuk pinjaman sebesar 100 jt dengan angsuran selama 6 tahun ? apakah masig-masig daerah penetapan margin tersebut berbeda, bagaimana dengan margin untuk lokasi di daerah Depok dan DKI, kalau tidak salah dalam Al .Quran atau Hadist disebutkan untuk besaran nilai keuntungan seseoramg dari penjualan adalah maksimal 10%

Bank Syariah di Minimarket

uchiemasdar.blogspot.com Ide ini muncul saat saya berkunjung ke kota Metro di provinsi Lampung. Siapa nyana, ternyata di kota kecil tersebut, jaringan Indomaret dan Alfamart bertebaran di mana-mana. Sebagaimana transaksi di minimarket, masyarakat sekitar sudah akrab dengan alat pembayaran seperti Debit Card BCA, BNI, dan Mandiri.

BNI iB OTO, Pembiayaan untuk Pembelian Kendaraan

BNI iB Oto merupakan pembiayaan untuk pembelian kendaraan dengan proses yang mudah dan cepat berdasarkan syariah. Uang muka relatif ringan dan pembayaran dapat dilakukan secara debet otomatis. Keunggulan: 1. Rasa tenteram dan tenang karena dengan pembiayaan syariah terhindar dari transaksi yang ribawi. 2. Selama masa pembiayaan besarnya angsuran tetap dan tidak berubah sampai lunas.

 

Anak Ngambek Tidak Mau Sekolah

Bagaimana menghadapi sikap anak saya yang saat ini berusia 6 tahun 2 bulan, baru 2 minggu masuk SD yang jam belajarnya full day (pulang sekolah pukul 14.30). Pekan ke-2 ini dia malah ngambek (menangis dengan keras dan tidak mau ditinggal)

PELUANG