Hareetz: Shin Bet Siksa Tahanan Palestina Secara Fisik dan Psikologis

Surat kabar Israel Haaretz melaporkan hari Senin kemarin (26/7) bahwa interogator Israel Shin Bet menggunakan tekanan dan penyiksaan psikologis dan fisik untuk mencari informasi dan memaksa pengakuan atas kejahatan yang dihubungkan dengan tahanan Palestina.
Surat kabar itu menyebutkan bahwa para tahanan diperlakukan dengan sangat kasar sampai mereka memberikan pengakuan, bahkan mereka ditekan dengan paksaan.
Haaretz mengutip beberapa orang yang pernah di interogasi Shin Bet mengatakan bahwa para interogator Shin Bet fasih berbahasa Arab, mereka menggunakan penghinaan dan mengancam untuk melanggar kehormatan narapidana dan keluarga tahanan dan merusak reputasi mereka.
Salah satu tahanan mengatakan dia disiksa secara fisik dan ditahan dalam sel yang besarnya tidak lebih besar dari dua meter persegi, dengan toilet di salah satu sudut dan pompa air keran yang akan keluar airnya sepuluh detik setelah di tekan atasnya, dan dirinya ditahan di dalam ruangan yang ia tidak tahu hari itu malam atau siang.(fq/pic)
Lainnya (Arsip)
- Rabbi Penghasut Untuk Bunuh Non Yahudi Akhirnya Ditahan
Selasa, 27/07/2010 08:25 WIB - Sarkozi Bersumpah Akan Balas Matinya Warga Prancis yang Dibunuh Al-Qaidah
Selasa, 27/07/2010 08:13 WIB - Assange: AS Sengaja Tutupi Banyaknya Korban Sipil di Afghanistan
Selasa, 27/07/2010 08:01 WIB - Muslimah di Bosnia Demo Pelarangan Cadar
Selasa, 27/07/2010 07:51 WIB - Enam Tentara Israel Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di Rumania
Selasa, 27/07/2010 07:39 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




