Harga Sebuah Keluarga Di Iraq

Betapa perang telah mengubah segalanya di Iraq. Jangankan untuk yang masih hidup, yang mati pun sekarang meminta biaya banyak untuk dimakamkan.
Jika tak ada uang, maaf saja, jika tak mau dikuburkan seadanya, ya dibiarkan saja jadi makanan binatang gurun pasir.
Nah, begitu juga dengan orang yang akan melangsungkan pernikahan. Menurut al-Qanoun, sekarang ini, banyak sekali perempuan yang masih belum punya suami. Misalnya saja di provinsi Anbar, setidaknya ada 130.000 perempuan lajang.
Sudah pun begitu, ternyata pemerintah setempat—yang jelas-jelas masih berada di bawah administrasi asing—menggariskan bahwa seorang lelaki di Iraq setidaknya harus mengeluarkan sedikitnya $ 2000 AS untuk menikahi seorang perempuan untuk istri keduanya. Sedangkan jika ingin mengambil istri ketiga atau keempat harus mengeluarkan uang $ 5000 AS.
Padahal dalam Islam, sebuah pernikahan tidak lah begitu disibukkan dengan harga dan harta. Begitu juga pada waktu Saddam Hussein masih berkuasa. (sa/albab)
Lainnya (Arsip)
- Al-Shabaab Akhirnya Bergabung dengan Al-Qaida
Selasa, 02/02/2010 13:39 WIB - Sekitar 12.000 Warga Belanda Telah Masuk Islam
Selasa, 02/02/2010 13:07 WIB - Ratifikasi Konvensi Nuklir, Saudi Ikuti Langkah Iran?
Selasa, 02/02/2010 12:34 WIB - Masjid-Masjid di Prancis Jadi Sasaran Penistaan
Selasa, 02/02/2010 11:18 WIB - Rakyat AS Mencari Suaka Ke Inggris, Benarkah AS Negara Bebas?
Selasa, 02/02/2010 10:44 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




