Harta Karun "Ali Baba dan 40 Pencuri" Ditemukan di Turki

Senin, 07/12/2009 07:41 WIB | Arsip | Cetak

Disela-sela prosesi penggalian tanah untuk pondasi bakal bangunan unit kesehatan yang baru yang dilakukan bulan November kemarin di desa Sorakale, provinsi Mardin, Turki, ditemukan lumbung harta karun yang diduga berasal dari zaman kisah "Ali Baba dan 40 Pencuri".

Pada lumbung tersebut, didapatkan lebih dari 400 keping koin emas. Para arkeolog berpendapat, koin-koin tersebut berasal dari zaman dinasti-dinasti Islam seperti Ilkhan, Selcuk, dan Savavid.

Dikatakan oleh para arkeolog itu, tempat ditemukannya ratusan koin emas itu merupakan lumbung harta karun yang dikumpulkan dan dimiliki oleh sekelompok yang dikenal oleh sejarah dengan sebutan 40 orang pencuri.

Nehad Erdogan, Kepala Museum Provinsi Mardin menyatakan, beberapa artefak dan jenis harta karun lainnya juga ditemukan dalam penggalian itu.

Ditambahkan oleh Nehad, didekat desa Sorakale terdapat sebuah desa bernama Chalharami yang berasal dari bahasa Kurdi dan berarti "empat puluh pencuri". Dikisahkannya, desa Chalharami merupakan sarang para penyamun di masa silam. Mereka mengumpulkan harta curian mereka di desa tersebut, juga di desa Sorakale.

Kini, temuan harta karun tersebut menjadi koleksi Museum Privinsi Mardin.

Kawasan Mardin sendiri, yang terletak di pesisir selatan Turki, merupakan jalur dagang utama selama berabad-abad, yang lazim dilewati oleh para kafilah. Jalur tersebut merupakan bagian dari jalur sutera yang melegenda, yang menghubungkan antara Eropa, Anatolia (Asia Minor, sekarang Turki), Levantina (disebut juga Syam, sekarang meliputi Suriah, Lebanon, Yordania, dan Palestina), Timur Tengah, Arabia, Persia, Asia Tengah, hingga China. (AGS/zmn)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang