Hikayat Nama Jalan dan Krisis di Iran

Jumat, 11/12/2009 13:13 WIB | Arsip | Cetak

Sejak terjadi revolusi Khomeini, dan dinamakan Revolusi Islam (semoga Allah menolong Islam, sebagaimana namanya yang digunakan oleh bank, rezim yang berkuasa, partai politik, tukang cukur, dan lain-lainnya), telah terjadi semangat kebablasan untuk penamaan beberapa jalan-jalan utama di Teheran dengan nama-nama yang provokatif dan melampaui batas-batas kesopanan dan kehormatan.

Sebagai contoh ada Abu Lulu al Majusi Street, yang dinamai setelah pembunuhan Khalifah Umar Ibn al Khattab. Al Majusi adalah tokoh yang umumnya dibenci oleh seluruh dunia Arab, namun meskipun demikian jalan ini dinamai dengan namanya di Iran.

Setelah insiden ini, tingkah “aneh” rezim Iran masih berjalan. Di negeri itu, ada Khalid al Islambouli Street. Khalid al Islambuli apalagi kalau bukan si pembunuh yang secara brutal menghabisi Presiden Mesir Anwar Al Sadat, bersama dengan orang yang tidak bersalah. Rakyat Mesir murka dan jelas, itu makanya Mesir—dalam sejarahnya—tidak pernah menerima Syiah dan orang Iran.

Ada juga Hussein al Huthi Street. Di Yaman, Al Huthi bukan seorang ulama besar, juga tidak banyak yang menghormati atau kagum kepadanya selama hidupnya, ia juga tidak mencapai apa-apa untuk Yaman selain perselisihan besar, dan ini adalah sesuatu yang masih membuat rakyat Yaman kecewa sampai hari ini.

Siapapun bisa melihat jalan-jalan ini. Jalan-jalan itu telah menghasut emosi, sementara pada kenyataannya Iran telah merugikan orang Arab melalui konflik marjinal dan banyak orang telah menjadi korban.

Kini, di jalan-jalan di Teheran, walau tidak sebanyak ketika pemilu presiden kemarin, dipenuhi oleh barisan panjang orang-orang yang melakukan protes terhadap pemerintah. Mungkin tidak banyak, tapi itu ada. Dan Barat, dengan sengaja telah membubuhkan sedikit “bumbu” tambahan dalam pemberitaannya. Bagaimanapun, masih ada orang Sunni di Iran, yang sangat percaya bahwa Rasulullah itu tetap Muhammad saw, bukan Ali. Ali bin Abi Thalib—bersama tiga orang khilafah Khulafaur Rasyidin lainnya—adalah sahabat Rasul dan mereka berempat sama-sama harus dihargai dan dihormati.

Masalah-masalah penamaan jalan-jalan di Iran sangat besar. Ada perang internal yang terjadi di Iran karena alasan internal murni dan hal ini disebabkan keinginan untuk perubahan. Adapun isu provokatif penamaan jalan-jalan, hal ini sepenuhnya konsisten dengan alasan nyata untuk mengekspor revolusi ... yang mungkin merupakan provokasi kecil dari pihak luar yang tak menyenangi Iran. (sa/alawsat)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang