Hitung Ulang Pemilu Afghan Bisa Batalkan Kemenangan Karzai

Sekitar 10 persen surat suara atau 2500 tempat pemungutan suara di Afghanistan harus dihitung kembali karena diduga adanya penipuan di bulan pemilihan presiden Agustus kemarin.
Hal ini dikemukan oleh badan resmi PBB, Selasa kemarin (15/9) yang diketuai oleh Grant Kippen, Election Complaints Commission (ECC). ECC adalah sebuah badan yang didukung PBB dan dipimpin oleh tiga komisaris internasional dan dua komisaris Afghanistan.
Hal ini kemungkinan besar akan membuat Presiden Hamid Karzai yang sudah memimpin bisa turun di bawah ambang batas 50 persen. Ini artinya memaksa negara untuk mengadakan putaran kedua antara Karzai dan penantangnya Abdullah Abdullah.
Karzai diduga melakukan kecurangan dalam pemilu ini. Isu jual beli kertas suara mencuat menjelang pemilu di Afghanistan. Kertas-kertas suara ditawarkan dengan harga ribuan dollar.
BBC dalam laporannya menyebutkan, pihaknya menugaskan seorang Afghan yang menyamar untuk menyelidiki isu jual beli kertas suara itu. Menurut BBC, orang yang ditugaskannya untuk menyelidiki isu itu, ditawari 1.000 kartu suara yang masing-masing harganya 10 dollar. (sa/gn)
Lainnya (Arsip)
- Arab Saudi Rayakan Idul Fitri Ahad, 20 September
Rabu, 16/09/2009 10:12 WIB - Kaos Anti Islam Ala Partai Sayap Kanan Inggris
Rabu, 16/09/2009 10:08 WIB - 16 September, Mengenang Omar Mukhtar Si Singa Padang Pasir
Rabu, 16/09/2009 09:56 WIB - Dan Si Pelempar Sepatu Itupun Benar-Benar Bebas
Rabu, 16/09/2009 09:35 WIB - Operasi Anti-Teroris, Agen Federal AS Serbu Sejumlah Gedung di New York
Selasa, 15/09/2009 17:15 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




