Pertama Kalinya, ICRC Kunjungi Para Tawanan Taliban

Rabu, 16/12/2009 17:20 WIB | Arsip | Cetak

Kelompok Taliban di Afghanistan mengijinkan Komite Palang Merah Internasional (ICRC) mengunjungi para tawanan Taliban. Dalam keterangannya, ICRC menyatakan bahwa tim mereka sudah dua kali mengunjungi tiga anggota aparat keamanan Afghanistan yang menjadi tawanan Taliban di provinsi Baghdis, baratlaut Afghanistan. Kunjungan itu dilakukan akhir bulan November kemarin.

"Untuk pertamakalinya sejak awal konflik, ICRC bisa mengunjungi orang-orang yang ditawan kelompok oposisi bersenjata (Taliban)," kata Reto Stocker, ketua tim ICRC di kota Kabul.

"Kami menyambut terobosan ini dan rencananya akan melakukan kunjungan yang sama ke wilayah lainnya untuk memastikan bahwa mereka yang menjadi tawanan dalam konflik bersenjata diperlakukan secara manusiawi," sambung Stocker.

Ia menyatakan, kunjungan ICRC pada para tawanan Taliban merupakan prestasi bagi upaya dialog yang lebih luas dengan kelompok Taliban terkait masalah-masalah kemanusiaan termasuk masalah tawanan. Kesediaan Taliban memberi kesempatan ICRC untuk menengok para tawanan, kata Stocker, menunujkkan bahwa Taliban menaruh kepercayaan pada ICRC, bahwa ICRC adalah lembaga yang kredibel.

Saat ini, ICRC masih mengupayakan untuk mendapat akses menjenguk Bowe Bergdahl, tentara AS yang ditawan Taliban sejak bulan Juni lalu. Ia adalah tentara pertama AS yang ditawan Taliban sejak invasi AS ke Afghanistan bulan Oktober 2001.

"Kami melakukan kontak dengan berbagai kelompok bersenjata, berbagai tokoh dan kelompok masyarakat lainnya untuk mendapatkan akses menjenguk Bergdahl dan memastikan tawanan itu bisa mengontak keluarganya," kata Carla Haddad Mardini, salah satu jubir ICRC.

Sejak invasi AS ke Negeri Para Mullah itu, ICRC sudah mengunjungi 136 tempat yang menjadi lokasi penjara dan mendata lebih dari 16.000 orang yang menjadi tawanan. ICRC sendiri sudah menempatkan timnya di Afghanistan sejak tahun 1979, ketika Uni Soviet menginvasi negeri itu. (ln/aljz)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...

Safe Deposite Box di BCA Syariah
Barang-barang berharga seperti emas, perhiasan ataupun surat-surat berharga seperti sertifikat rumah, tanah, kendaraan dan lainnya tentu harus disimpan baik agar tidak hilan/r...


Peluang