Idul Fitri di Bosnia, Mufti Serukan Persatuan Bagi Rakyat Bosnia

Minggu, 20/09/2009 21:23 WIB | Arsip | Cetak

Umat Islam Bosnia merayakan Idul Fitri dimulai dengan sholat Ied pagi pada hari pertama bulan Syawal pada pagi ini (20/9) ketika jutaan umat Islam di seluruh dunia juga menandai akhir bulan suci Ramadhan.

Dalam khutbah Idul Fitrinya pada hari Ahad pagi ini, Mufti besar Bosnia Mustafa Ceric, memperingatkan penduduk asli Bosnia bahwa perpecahan di antara mereka mungkin akan menimbulkan ancaman terhadap keberadaan dan persatuan mereka.

Ceric mengatakan umat Islam di negara ini mungkin akan menyia-nyiakan hak-hak mereka sebagai akibat dari perpecahan di antara partai-partai politik mereka.

Pertikaian di antara para pemimpin Muslim Bosnia telah memberikan kesempatan bagi "orang lain" untuk merebut kesempatan dengan membuat beberapa keuntungan politik yang dapat melemahkan otoritas negara pusat yang merupakan satu-satunya yang dapat memberikan jaminan terhadap hak-hak warga Muslim di Bosnia-Herzegovina," kata ulama tersebut dalam khutbah Idul Fitri di kerumunan jamaah di Masjid Gazi Husrev Bey di ibukota Bosnia.

Mufti Bosnia ini juga mengkhawatiran sikap baru para pemimpin Serbia Bosnia-negara sub Republika Srpska, akan mundur dari pengakuan mereka terhadap otoritas negara Bosnia.

"Ini dapat menyebabkan disintegrasi negara dan umat Islam ke dalam kantong yang terpisah," katanya.

Dia kemudian juga menyerukan eksternal Bosnia untuk aktif mendapatkan dukungan bagi kesatuan bangsa sembari memberi peringatan bahwa kesatuan negara ini terancam sebagai akibat dari "ekstremisme politik" yang dilakukan oleh Serbia setempat."

Perdana Menteri Serbia Bosnia-negara sub Republika Srpska, Milorad Dodic baru-baru ini menyangkal bahwa Muslim Bosnia adalah korban dari pembersihan etnis Bosnia selama perang di tahun 90-an.

Sedangkan Menteri Hak Asasi Manusia dan penyelamatan Pengungsi Bosnia - Safet Halilovic menggambarkan komentar resmi pejabat Serbia Bosnia tersebut sebagai "fasis dan menggambarkan hal itu merupakan fanatisme dan ekstremisme" dari beberapa pemimpin Serbia.(fq/wb)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang