Idul Fitri di Bosnia, Mufti Serukan Persatuan Bagi Rakyat Bosnia
Umat Islam Bosnia merayakan Idul Fitri dimulai dengan sholat Ied pagi pada hari pertama bulan Syawal pada pagi ini (20/9) ketika jutaan umat Islam di seluruh dunia juga menandai akhir bulan suci Ramadhan.
Dalam khutbah Idul Fitrinya pada hari Ahad pagi ini, Mufti besar Bosnia Mustafa Ceric, memperingatkan penduduk asli Bosnia bahwa perpecahan di antara mereka mungkin akan menimbulkan ancaman terhadap keberadaan dan persatuan mereka.
Ceric mengatakan umat Islam di negara ini mungkin akan menyia-nyiakan hak-hak mereka sebagai akibat dari perpecahan di antara partai-partai politik mereka.
Pertikaian di antara para pemimpin Muslim Bosnia telah memberikan kesempatan bagi "orang lain" untuk merebut kesempatan dengan membuat beberapa keuntungan politik yang dapat melemahkan otoritas negara pusat yang merupakan satu-satunya yang dapat memberikan jaminan terhadap hak-hak warga Muslim di Bosnia-Herzegovina," kata ulama tersebut dalam khutbah Idul Fitri di kerumunan jamaah di Masjid Gazi Husrev Bey di ibukota Bosnia.
Mufti Bosnia ini juga mengkhawatiran sikap baru para pemimpin Serbia Bosnia-negara sub Republika Srpska, akan mundur dari pengakuan mereka terhadap otoritas negara Bosnia.
"Ini dapat menyebabkan disintegrasi negara dan umat Islam ke dalam kantong yang terpisah," katanya.
Dia kemudian juga menyerukan eksternal Bosnia untuk aktif mendapatkan dukungan bagi kesatuan bangsa sembari memberi peringatan bahwa kesatuan negara ini terancam sebagai akibat dari "ekstremisme politik" yang dilakukan oleh Serbia setempat."
Perdana Menteri Serbia Bosnia-negara sub Republika Srpska, Milorad Dodic baru-baru ini menyangkal bahwa Muslim Bosnia adalah korban dari pembersihan etnis Bosnia selama perang di tahun 90-an.
Sedangkan Menteri Hak Asasi Manusia dan penyelamatan Pengungsi Bosnia - Safet Halilovic menggambarkan komentar resmi pejabat Serbia Bosnia tersebut sebagai "fasis dan menggambarkan hal itu merupakan fanatisme dan ekstremisme" dari beberapa pemimpin Serbia.(fq/wb)
Lainnya (Arsip)
- Lebih Dari Dua Juta Jamaah Laksanakan Khatmul Quran di Makkah
Sabtu, 19/09/2009 13:30 WIB - Belanda Berlakukan Pajak Kerudung EUR1.000
Sabtu, 19/09/2009 12:51 WIB - Al-Qaidah Ancam Jerman Untuk Segera Ganti Pemimpinnya
Sabtu, 19/09/2009 09:32 WIB - Jenderal Inggris : Taliban Adalah Orang-orang yang Tidak Bersalah
Sabtu, 19/09/2009 08:49 WIB - Ponsel Pintar Bagi Para Jamaah Umroh di Ka'bah
Jumat, 18/09/2009 10:43 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




