Ikhwanul Muslimin Boikot Pemilu Lokal di Mesir

Senin, 07/04/2008 18:18 WIB | Arsip | Cetak

Ikhwanul Muslimin, kelompok oposisi pemerintah Mesir menyatakan akan memboikot pelaksanaan pemilu lokal. Pemboikotan itu dilakukan sebagai bentuk protes karena otoritas berwenang Mesir hanya membolehkan 20 orang kandidat dari Ikhwanul Muslimin, untuk ikut dalam pemilu tersebut.

"Kami menyerukan rakyat Mesir untuk memboikot pemilu lokal, karena pihak eksekutif telah mengabaikan keadilan, " kata Muhammad Habib, orang nomor dua di Ikhawanul Muslimin.

Sementara itu, situasi kota industri Mahalla hari ini mulai tenang setelah dilanda aksi unjuk rasa yang berakhir bentrok antara pengunjuk rasa dengan aparat keamanan Mesir. Bentrokan itu menyebabkan belasan orang luka-luka.

"Semua sudah kembali normal. Para pekerja sudah kembali beraktivitas dan semua sekolah sudah dibuka, kecuali dua sekolah yang terbakar, kemarin, " kata seorang aparat keamanan yang tidak mau disebut namanya.

Aksi unjuk rasa sekitar 2.000 buruh terjadi di kota Mahalla, yang berlokasi di delta Sungai Nil, hari Minggu (6/4). Mereka mendesak agar pemerintah mengendalikan kenaikan harga-harga dan inflasi. Dalam aksi unjuk rasa itu, para pengunjuk rasa membakar ban-ban mobil di sepanjang jalur kereta api di kota itu. Polisi Mesir menggunakan gas air mata untuk membubarkan massa, sehingga terjadi bentrok yang menyebabkan belasan orang luka-luka dan dua sekolah terbakar. Polisi Mesir juga menangkap belasan orang dalam aksi unjuk rasa di kota yang menjadi pusat industri tekstil di Mesir.

Pejabat keamanan Mesir mengatakan, pihaknya tetap menempatkan aparat keamanana di kota itu untuk mengantisipasi berlanjutnya aksi unjuk rasa. Sementara para pemimpin kelompok buruh menyatakan, mereka tetap akan melanjutkan aksi unjuk rasa, pada hari Senin atau hari Selasa. (ln/al-arby)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang