Surat Kabar Jerman "Lecehkan" Marwa Al-Sharbini

Jumat, 10/07/2009 16:54 WIB Cetak |  Kirim

Surat kabar Jerman, Die Welt versi online memuat komentar-komentar pembacanya yang berisi hinaan dan pernyataan anti-Arab dan anti-Muslim. Namun pihak Die Welt menolak menghapus komentar-komentar yang bernuansa rasis bahkan tidak berperikemanusiaan itu.

Komentar-komentar itu adalah reaksi pembaca atas artikel berjudul "Islamisten fordern Vergeltung für Mord im Gericht" yang dipublikasikan terkait kasus Marwa Al-Sharbini, seorang muslimah yang ditikam oleh seorang pemuda Jerman keturunan Rusia di ruang sidang pengadilan kota Dresden.

Entah sengaja atau tidak, pihak situs Die Welt meloloskan komentar-komentar atas artikel tersebut, yang isinya rasis dan tak beradab. Sala satu komentator misalnya, merekomendasikan agar pelaku pembunuhan Marwa diberi tanda jasa "Federal Cross of Merit". Komentator lainnya menyebut Marwa "toilet" dan masih banyak lagi komentar-komentar lainnya yang isinya justeru membela pelaku dan melecehkan Marwa yang ditulis dengan identitas anonim.

Tapi yang sulit dipercaya, pihak Die Welt menolak untuk menghapus komentar-komentar yang provokatif itu, seiring dengan sikap media massa Jerman yang seolah kompak untuk tidak menulis berita tentang insiden yang menimpa Marwa. Media Jerman menganggap kasus pembunuhan Marwa yang berlatar belakang islamofobia itu bukan kasus yang serius. Sikap media Jerman mungkin akan berbeda jika yang dibunuh adalah seorang non-Muslim Jerman dan pelakunya seorang Muslim.

Sementara itu, atas sikap surat kabar Die Welt online, situs Ikhwanul Muslimin menyerukan kaum Muslimin untuk menyampaikan email protes ke surat kabar tersebut agar menghapus komentar-komentar yang rasis dan anti-Muslim, lewat alamat email: online@welt.de (ln/ikh)


(Arsip Dunia Islam)

BPRS Harta Insan Karimah, Bersama dalam Usaha dan Ibadah

Tak banyak bank syariah seperti BPRS Harta Insan Karimah. Meski tak sebesar bank umum syariah, BPRS HIK mampu menerapkan manajemen perbankan yang baik dan akuntabel serta mampu memelihara ruh syariah dalam diri para pegawai. Satu poin yang patut ditiru oleh bank berlabel syariah lainnya.

Meredam Keraguan Demi Selamat Dunia Akhirat

0leh: Khoiriyati Kusumaningtyas. Saya termasuk golongan masyarakat yang sejak awal mendukung 100% perbankan syariah. Keraguan itu justru muncul di saat Bank Syariah booming bagaikan jamur di musim hujan, kira-kira tahun 2006-an. Saat itu saya bertanya.tanya, mengapa semua bank konvensional mengadakan program syariah

Laba yang Adil, Margin tiap Bank dan Rumus Umum KPR iB

Tanya : Berapakah margin yang ditentukan oleh KPR Syariah untuk pinjaman sebesar 100 jt dengan angsuran selama 6 tahun ? apakah masig-masig daerah penetapan margin tersebut berbeda, bagaimana dengan margin untuk lokasi di daerah Depok dan DKI, kalau tidak salah dalam Al .Quran atau Hadist disebutkan untuk besaran nilai keuntungan seseoramg dari penjualan adalah maksimal 10%

Bank Syariah di Minimarket

uchiemasdar.blogspot.com Ide ini muncul saat saya berkunjung ke kota Metro di provinsi Lampung. Siapa nyana, ternyata di kota kecil tersebut, jaringan Indomaret dan Alfamart bertebaran di mana-mana. Sebagaimana transaksi di minimarket, masyarakat sekitar sudah akrab dengan alat pembayaran seperti Debit Card BCA, BNI, dan Mandiri.

BNI iB OTO, Pembiayaan untuk Pembelian Kendaraan

BNI iB Oto merupakan pembiayaan untuk pembelian kendaraan dengan proses yang mudah dan cepat berdasarkan syariah. Uang muka relatif ringan dan pembayaran dapat dilakukan secara debet otomatis. Keunggulan: 1. Rasa tenteram dan tenang karena dengan pembiayaan syariah terhindar dari transaksi yang ribawi. 2. Selama masa pembiayaan besarnya angsuran tetap dan tidak berubah sampai lunas.

 

Anak Ngambek Tidak Mau Sekolah

Bagaimana menghadapi sikap anak saya yang saat ini berusia 6 tahun 2 bulan, baru 2 minggu masuk SD yang jam belajarnya full day (pulang sekolah pukul 14.30). Pekan ke-2 ini dia malah ngambek (menangis dengan keras dan tidak mau ditinggal)

PELUANG