Imam Anwar Awlaki; Usamah Bin Laden Selanjutnya?

Tak ada rumput, akar pun jadi. Tak ada Usamah bin Laden, Anwar Awlaki pun tidak apa-apa. Mungkin begitulah prinsip kerja proyek pembantaian “teroris” yang didengung-dengungkan Barat dan AS saat ini. Seperti diketahui, entah bagaimana, Usamah bin Laden dijadikan kambing hitam sebagai dalang dari pemboman World Trade Center, pada 11 September 2001.
Selama Sembilan tahun ini, sosok Usamah telah menjadi target besar AS dan Barat, dengan label Al-Qaidah yang disinyalir tengah bersembunyi di Afghanistan, dan dengan penyebarannya ke seluruh dunia. Kemudian, dengan alas an itu pula akhirnya AS dan NATO mengirim ratusan ribu pasukannnya ke Afghanistan, namun pada kenyataannya, menghancurkan semua tatanan sosial dan budaya di sana yang lekat dengan Islam.
Hasilnya? Sampai saat ini, Usamah bin Laden tidak pernah tertangkap. Dan Al-Qaidah pun digembor-gemborkan tidak bisa dideteksi. Yang ada, akhirnya Taliban memilih berkonfrontasi dengan semua pasukan asing yang datang di negaranya tersebut. Seperti diketahui, Taliban adalah kelompok Mujahdin yang menerapkan syariat Islam. Berbagai pemberitaan tentang Taliban yang kejam dan tidak toleran terhadap perempuan menghiasi berbagai media internasional, hingga cap “teroris” pantas disematkan kepada mereka.
Dan ketika muncul seorang ulama bernama Imam Anwar Awlaki, maka dengan serta merta, Usamah bin Laden dianggap mempunyai karakter “sesungguhnya” di dunia maya. Anwar Awlaki lahir pada 22 April 1971 (berarti sekarang berusia 39 tahun) di Las Cruces, New Mexico adalah seorang dosen, dan juga seorang imam. Komentar dan pikirannya banyak tersebar di internet dan dianggap berseberangan dengan proyek anti-terorisme di dunia. Jadi, tidak heran jika kemudian, ia pun diburu.
Pada Natal 2009 kemarin, ia diberitakan telah berhasil dibunuh, namun kemudian ABC News memberitakan bahwa ia masih hidup. Sampai sekarang, keberadaannya yang jelas dan pasti masihlah belum diketahui. Patut kita tunggu, siapa yang teroris sebenarnya. (sa/islamicawakening)
Lainnya (Arsip)
- Arab, Bukan Lagi Negara-Negara Kaya?
Rabu, 06/01/2010 19:22 WIB - Utang-Utang Amerika, Dari Satu Presiden Ke Presiden Lainnya
Rabu, 06/01/2010 19:14 WIB - Cara Agen M15 Memaksa Umat Islam Menjadi Mata-Mata
Rabu, 06/01/2010 16:18 WIB - Setelah 29 Tahun, Irak Akan Tuntut Israel Bayar Ganti Rugi
Rabu, 06/01/2010 14:53 WIB - Imam Anwar Al-Awlaqi Jadi Target AS Lagi
Rabu, 06/01/2010 13:26 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




