Imam Masjid Kuwait Rilis Album Lagu
Kanal televisi Rotana yang secara khusus menyuguhkan sajian musik mulai menayangkan video klip bertajuk "Kun Ma Tasya" (Jadilan Apa yang Kau Inginkan) dari album dengan tajuk yang sama yang dinyanyikan oleh penyanyi asal Kuwait Shalah Rashid.
Penayangan video klip "Kun Ma Tasya" itu pun seakan kembali menampilkan sosok Rashid yang sempat vakum beberapa tahun lamanya, dan selama kevakumannya dikabarkan "beralih profesi" menjadi qari al-Qur'an, imam masjid, dan ustadz (da'i).
Album "Kun Ma Tasya" itu memuat 11 buah lagu bertemakan reliji dan kemanusiaan dengan komposisi musik modern, empat diantaranya dibawakan dengan bahasa Inggris.
Rashid juga memiliki banyak rekaman bacaan al-Qur'an dan ceramah-ceramah keagamaan, motivasi, dan kemanusiaan lainnya yang tersebar di berbagai situs di jaringan internet.
Dalam akun Facebook miliknya, Rashid juga menulis status yang menyatakan tentang penayangan video klip di kanal Rotana tersebut. Beberapa fans dan kawan Rashid tampak antusias menyambut penayangan itu. Mereka bahkan meminta agar klip tersebut ditayangkan di kanal-kanal televisi lainnya.
Rashid memutuskan untuk kembali ke dunia musik setelah vakum selama 20 tahun lebih. Terkait keputusannya, Rashid beranggapan jika musik adalah salah satu sarana untuk berdakwah dan menebarkan ajaran kemanusiaan.
Falsafah Rashid tersebut memiliki banyak kesamaan dengan pandangan Yusuf Islam (Cat Steven), musisi legendaris Inggris yang memeluk Islam, dan memutuskan untuk kembali bermusik setelah vakum selama puluhan tahun.
Nah, jika Rashid yang semula sebagai musisi Kuwait dan memutuskan untuk berhenti, lalu beralih profesi sebagai imam masjid, ustadz, dan qari al'qur'an, untuk kemudian memutuskan untuk kembali lagi ke dunia musik, maka lain lagi dengan cerita penyanyi Kuwait lainnya, yaitu Husain Al-Ahmad.
Al-Ahmad memutuskan untuk berhenti dari dunia tarik suara beberapa tahun silam, lalu pergi ke Afganistan untuk bergabung dengan gerakan Alqaida. Selang beberapa tahun kemudian, Al-Ahmad kembali lagi ke Kuwait. Namun, kembalinya Al-Ahmad bukan untuk kembali bermusik sebagaimana Rashid, namun untuk menyerahkan diri kepihak kepolisian Kuwait. (L2/db)
Dunia Islam Sebelumnya
(Arsip Dunia Islam)
5 Terpopuler
- Pelatih Sepak Bola Mesir: Saya Lebih Baik Mati Kelaparan Daripada Melatih Israel!
- Tak Ada Penghormatan Untuk Saddam Hussein Di Negara Arab
- Saudi dan Suriah Rebutan Anak Perempuan Bin Ladin
- Gaji Saya Kecil, Pak!
- Antara Khilafah dan Khalifah
- Juragan-Juragan Arab Berinvestasi di Hollywood
- Hukum Nonton Film Porno






