India Panggil Pejabat Pakistan, Pakistan Bersatu

Selasa, 02/12/2008 13:06 WIB | Arsip | Cetak

India memanggil komisaris tinggi negara Pakistan terkait tragedi berdarah di Mumbai. Berbeda dengan pernyataan keras yang dikeluarkan pemerintah India, pihak Pakistan menyatakan "pertemuan" dengan pihak India berlangsung dalam "suasana bersahabat."

Pernyataan yang dikeluarkan kantor menteri luar negeri India menyebutkan, pemanggilan itu untuk menginformasikan secara resmi pada Pakistan bahwa pelaku serangan di Mumbai adalah elemen-elemen dari Pakistan. India berharap Pakistan akan mengambil tindakan keras terhadap mereka, siapa pun dia, yang bertanggung jawab atas tragedi yang menewaskan hampir 200 orang itu.

Media massa dan pejabat pemerintah India dalam pernyataan-pernyataannya berulangkali mengatakan bahwa kelompok-kelompok asal Pakistan terlibat dalam aksi serangan selama tiga hari di Mumbai, berdasarkan pengakuan salah seorang pelaku serangan yang diklaim berhasil ditangkap oleh aparat keamanan India. Pelaku itu, menurut keterangan aparat keamanan India, bernama Azam Amir Qasab asal Pakistan. Ia anggota kelompok militan Kashmir yang berbasis di Pakistan, Lashkar-e-Taiba.

Atas tuduhan India, Perdana Menteri Pakistan Syed Yusuf Gilani mengatakan, negaranya akan bertindak jika ada bukti bahwa pelaku serangan di Mumbai adalah warga negara Pakistan. Gilani meminta India untuk berhati-hati melontarkan tuduhan lewat media massa.

"Hindari pernyataan yang menyalahkan pihak lain, yang bisa mempengaruhi hubungan kedua negara," himbau Gilani.

Pakistan Bersatu

Sementara itu di Pakistan, berbagai lapisan masyarakat mulai dari politisi, partai-partai Islam bahkan warga masyarakat pro-Taliban bersatu menghadapi tuduhan India bahwa Pakistan terlibat dalam aksi terorisme di Mumbai.

"Kami tidak akan membiarkan pemerintah sendirian dalam situasi kritis seperti sekarang ini. India tidak boleh berpikir bahwa rakyat Pakistan terpecah belah. Bangsa ini bersatu dan siap menghadapi kemungkinan agresi dari pihak luar," tegas Qazi Hussein Ahmad, ketua Jammiat-e-Islami, partai Islam terbesar di Pakistan.

"Sekarang bukan saatnya meributkan perbedaan politik. Saat ini adalah ujian bukan hanya bagi pemerintah tapi bagi seluruh bangsa Pakistan," tambah juru bicara Liga Muslim Pakistan pimpinan Nawaz Sharif.

Dukungan yang sama pada pemerintah Pakistan disampaikan oleh tokoh-tokoh pro-Taliban di Pakistan. Juru Bicara Tehrik-e-Talibat di Swat, Muslim Khan bahkan menyatakan dukungan tanpa syarat pada pemerintahan negaranya dalam menghadapi tuduhan-tuduhan dari India.

"Apapun perbedaan kami dengan pemerintah, kedaulatan bangsa Pakistan tetap yang lebih penting," tukas Khan. (ln/bbc/iol)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang