Inggris Ingin Dekati Hizbullah

Jumat, 06/03/2009 14:29 WIB | Arsip | Cetak

Seiring keinginan Uni Eropa melakukan pertemuan dengan Hamas di Damaskus, Suriah. Pemerintah Inggris menytakan ingin melakukan pembicaraan langsung dengan kelompok Hizbullah yang berbasis di Libanon.

"Kami sudah mempertimbangkan hal itu sejalan dengan makin positifnya perkembangan situasi di Libanon. Untuk alasan itu kami sudah mengeksplorasi untuk melakukan kontak dengan Hizbullah," kata Bill Rammell dari kantor kementerian luar negeri Inggris di depan komite luar negeri parlemen.

Rammell menilai terbentuknya pemerintahan bersatu di Libanon bulan Juli tahun 2008, dimana Hizbullah dan aliansinya menjadi kelompok oposisi, memberikan pengaruh positif bagi situasi politik di Libanon yang selama ini selalu dilanda konflik.

"Kami akan melakukan pembicaraan yang lebih dalam dan menetapkan tujuan kami untuk menekan Hizbullah agar memainkan peran yang lebih konstruktif dan mengesampingkan aksi-aksi kekerasan," ujar Rammell.

Sejak tahun 2005, Inggris menolak melakukan hubungan langsung dengan kelompok Hizbullah dan pada bulan Juli tahun 2007 Inggris memasukkan Hizbullah ke dalam daftar organisasi teroris.

Meski menyatakan ingin melakukan dialog langsung dengan Hizbullah, Rammel tidak menyinggung apakah Inggris akan mencoret nama Hizbullah dari daftar organisasi teroris. Rammel mengatakan, delegasi dari kelompok konservatif di parlemen Inggris dan duta besar Inggris untuk Libanon, baru-baru ini sudah melakukan pertemuan dengan komite dari parlemen Libanon dimana terdapat anggota parlemen dari Hizbullah di komite tersebut.

Ditanya apakah Inggris juga akan melakukan dialog langsung dengan Hamas, Rammel mengatakan bahwa sikap Inggris terhadap Hamas akan berubah jika Hamas secara internasional mau berkomitmen, salah satunya mengakui hak Israel untuk eksis.

Belum ada tanggapan dari Hizbullah atas keinginan Inggris berdialog langsung dengan kelompok pejuang di Libanon itu. (ln/aby)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang