Inggris Jamu Penjahat Perang Dari Israel, Menuai Protes

Rabu, 30/09/2009 10:17 WIB | Arsip | Cetak

Aktivis pro-Palestina dan anggota legislatif Inggris memprotes sikap pemerintahan Inggris yang dianggap terlampau berlebihan menjamu Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak. Mereka menilai Ehud Barak lebih layak ditangkap karena telah melakukan kejahatan perang terhadap rakyat Palestina saat agresi militer Israel ke Jalur Gaza bulan Januari lalu.

Aktivis dan sejumlah anggota legislatif diantaranya sembilan anggota parlemen dari Partai Buruh-partai yang berkuasa di Inggris saat ini-menggelar aksi unjuk rasa menentang kedatangan Barak ke Inggris, tepatnya ke Brighton, sebuah resor di pesisir pantai selatan Inggris pada Selasa (29/9), tempat berlangsungnya konferensi tahunan Partai Buruh.

Aksi unjuk rasa memprotes kedatangan Barak itu diorganisir oleh kelompok Palestine Solidarity Campaign (PSC). Sekjen PSC, Betty Hunter di tengah aksi protes mengatakan, sikap pemerintah Inggris sungguh memalukan karena telah berhubungan dan melakukan pertemuan dengan Ehud Barak, pejabat Israel yang telah melakukan kejahatan perang terhadap rakyat Palestina.

"Sebagai pihak yang terikat kontrak dengan Konvensi Jenewa, pemerintah Inggris seharusnya menangkap Barak karena telah melakukan kejahatan perang, dan bukan menjamunya makan malam," tukas Hunter.

Selain menghadiri konferensi tahunan Partai Buruh, Barak rencananya juga akan bertemu dengan Menlu Inggris David Miliband hari ini, Rabu (30/9). Miliband menyatakan sangat senang bisa bertemu dengan Barak.

Bersamaan dengan aksi protes terhadap kedatang Barak di Brighton, di London, pengacara Tayeb Ali mengajukan permohonan yang ditandatangani sejumlah pengacara Inggris ke pengadilan magistrasi kota Westminster. Para pengacara itu meminta agar pengadilan mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Ehud Barat atas tuduhan kejahatan perang di Jalur Gaza. Namun pihak pengadilan menolak permohonan itu dengan alasan kekebalan hukum diplomatik.

Ehud Barak, adalah salah satu pejabat pemerintahan Israel yang menjadi otak agresi Israel ke Jalur Gaza pada Januari 2009 lalu. Agresi brutal Israel selama 22 hari itu menewaskan sekitar 1.400 warga Gaza yang tak berdosa dan lebih dari 900 orang luka-luka.

Richard Goldstone, ketua tim pencari fakta PBB yang menyelidiki agresi Israel itu menyimpulkan bahwa tentara-tentara Zionis Israel sengaja menjadikan warga sipil Gaza sebagai target serangan mereka. Goldstone, yang berprofesi hakim asal Afrika Selatan itu merekomendasikan tindakan hukum terhadap para pejabat pemeirntah dan militer Israel yang terlibat dalam agresi militer tersebut. Namun sampai kini, belum ada langkah hukum yang dilakukan untuk mengadili para penjahat perang itu. (ln/prtv)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang