Insiden Sepatu Nyaris Terjadi di Parlemen Israel

Selasa, 30/12/2008 17:00 WIB | Arsip | Cetak

Inilah sebuah episode yang terjadi di parlemen Israel (Knesset) hari Senin kemarin. Seorang anggota Knesset perwakilan Arab Palestina diusir keluar sidang hanya karena membela kehormatan rakyatnya dari hinaan anggota parlemen Israel dari kelompok sayap kiri, sehingga terjadi perang mulut.

Perang mulut itu dipicu oleh pimpinan kelompok oposisi Israel Benyamin Netanyahu yang dalam sidang itu menyatakan dukungannya bahwa memberikan applause atas serangan keji pasukan Israel ke Jalur Gaza.

Muhammad Baraka, satu dari sedikit perwakilan warga Palestina di Knesset mengkritik pernyataan itu dan meminta Netanyahu diam. "Berhentilah menari di atas pertumpahan darah," kata Baraka pada Netanyahu seperti dikutip kantor berita Palestina Ma'an.

Tiba-tiba, kolega Netanyahu yang sama-sama berasal dari Partai Likud bernama Gilad Arden membalas Baraka dengan mengatakan, "Pergi saja kamu ke Gaza" dan dibalas Baraka, "Tentu saja saya akan menunjukkan solidaritas pada rakyat saya."

Seorang kelompok kiri lainnya bernama Avigdor Liberman ikut-ikutan menyerang Baraka. "Pergilah ke sana (Gaza) dan jangan kembali lagi," kata Liberman. Baraka membalas, "Saya dan rakyat saya akan tetap menjadi duri bagi kalian."

Melihat situasi itu, Juru Bicara Knesset Dalia Itsik malah memerintahkan Baraka keluar ruang sidang. Saat Baraka melangkah ke luar ruangan, anggota parlemen dari kelompok ekstrim kiri bernama Arda berkata ke arah Baraka. "Kamu seorang rasis." Dibalas lagi oleh Baraka, "Kamu sepatu."

Perkataan Baraka membuat Auri Ariel, anggota Knesset lainnya memprovokasi dan mengatakan,"Pukul dia dengan sepatumu."

Baraka langsung bergerak hendak melepas sepatunya, tapi ia keburu diamankan petugas aparat keamanan Knesset yang menyeretnya ke luar ruang sidang. Kalau saja Baraka sempat melepas sepatunya, mungkin sudah terjadi aksi saling lempar sepatu di parlemen Israel. (ln/aby)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang