Intelejen AS: Strategi Baru Obama di Afganistan Bakal Gagal

Sabtu, 28/03/2009 15:34 WIB | Arsip | Cetak

Presiden AS Barack Obama mengumumkan strategi barunya untuk perang di Afghanistan dengan mengirim sekitar 4.000 pasukan tambahan ke negeri itu. Namun seorang pejabat tinggi di dinas intelejen AS menyatakan strategi baru itu tidak akan banyak mengubah situasi di Afghanistan.

Menurut pejabat intelejen itu, aksi-aksi kekerasan akan makin meningkat sepanjang tahun 2009 meski AS sudah mengirimkan ribuan pasukan tambahannya dan meningkatkan pelatihan bagi pasukan keamanan Afghanistan. Sumber intelejen itu mengatakan, Taliban sudah berhasil mengambil alih kembali kontrol kekuasannya di wilayah selatan dan timur Afghanistan. Kelompok itu bahwa sudah membentuk pemerintahan bayangan dan membentuk pasukan keamanannya sendiri.

Pihak intelejen AS menyatakan, kurangnya jumlah pasukan pemerintah Afghanistan, AS dan NATO menjadi salah satu faktor menyebabkan mereka tidak mampu membendung kembalinya kekuatan Taliban di Afghanistan.

Sejak awal kampanyenya, Presiden Obama memang sudah menyatakan akan menarik pasukan AS dari Irak dan mengalihkannya ke Afghanistan. Obama memutuskan untuk menambah pasukan di Afghanistan dengan alasan untuk menciptakan stabilitas negara Afghanistan dan memberangus pengaruh al-Qaidah di Afghanistan dan Pakistan.

Mampukah AS menghadapi militansi para pejuang Taliban dan kelompok al-Qaida di Afghanistan dan Pakistan meski sudah mengerahkan ribuan pasukan tambahan ke Afghanistan, masih harus diuji. Yang jelas, pejabat intelejen AS sendiri meragukan kemampuan AS dan memprediksikan bahwa perlawanan-perlawanan di Afghanistan akan meningkat di tahun 2009. (ln/prtv)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang