Kasus Al-Mabhuh, Interpol Keluarkan 16 Surat Perintah Penangkapan Baru
Jaringan kepolisian internasional, Interpol sudah mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk 16 tersangka pelaku pembunuhan Komandan Senior Hamas, Mahmoud Al-Mabhuh di Dubai bulan Januari kemarin.
Jaringan kepolisian yang berbasis di kota Lyon-Prancis dalam pernyataannya mengatakan bahwa mereka surat perintah penangkapan yang mereka keluarkan berstatus "waspada merah" yang merupakan surat peringatan level tertinggi di Interpol.
Dengan demikian, Interpol sudah mengeluarkan 27 surat perintah penangkapan terkait kasus pembunuhan Al-Mabhuh. Dari 16 surat perintah penangkapan baru yang dikeluarkan Interpol, satu diantaranya adalah surat perintah penangkapan terhadap satu orang tersangka yang belum diidentifikasi oleh kepolisian Dubai. Interpol mencantumkan foto tersangka itu dan nama samarannya.
Di foto tersebut, terlihat seraut wajah lelaki muda berambut gelap dan sedang tersenyum. Nama aliasnya adalah Joshua Aaron Krycer. Interpol tidak mencantumkan usia dan asal negara tersangka tersebut.
Menurut Interpol, 16 orang tersangka yang baru saja dikeluarkan surat perintah penangkapannya adalah mereka yang telah membantu kelompok yang oleh kepolisian Dubai diidentifikasi sebagai kelompok yang lebih kecil, yang tugasnya sebagai eksekutor Al-Mabhuh. Interpol juga sudah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap para tersangka dari "group eksekutor" itu.
Interpol mengeluarkan surat perintah penangkapan atas permohonan otoritas pemerintah Dubai. Untuk itu, polisi Dubai sudah menyatakan bersedia memasukkan profile tersangka, termasuk identifikasi DNA mereka, ke pusat data Interpol. Selain itu, Interpol juga dilibatkan dalam gugus tugas internasional yang berbasis di Dubai untuk mengungkap kasus pembunuhan Al-Mabhuh yang diduga dibunuh oleh agen-agen intelejen Israel, Mossad. (ln/arabnews)
Lainnya (Arsip)
- Wapres AS: "Washington Akan Jadikan Militer Israel Terkuat di Timur Tengah"
Selasa, 09/03/2010 14:06 WIB - Pengakuan Perdana Menteri Israel Soal Serangan 9/11 di AS
Selasa, 09/03/2010 13:17 WIB - Asy-Syabab Somalia Bersumpah Siap Menghadapi Serangan AS
Selasa, 09/03/2010 11:53 WIB - Penjara Rahasia AS Menyebar di 66 Negara Termasuk Mesir dan Yordania
Selasa, 09/03/2010 11:35 WIB - Turki Menolak Israel Bantu Korban Gempa
Selasa, 09/03/2010 10:19 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




