Interpol Akan Keluarkan Perintah Penangkapan Terhadap Pimpinan Mossad
Interpol akan mengeluarkan surat perintah untuk membantu mencari dan menangkap pimpinan agen mata-mata Israel Mossad, jika organisasi tersebut yang bertanggung jawab atas pembunuhan seorang pemimpin Hamas di Dubai, kata kepala kepolisian Emirat pada hari Kamis kemarin (18/2), sebagaimana sebelumnya interpol telah mengeluarkan pengumuman penangkapan terhadap 11 tersangka yang di duga kuat terlibat dalam pembunuhan Mahmud Mabhuh.
Dalam komentar yang akan ditayangkan di Dubai TV, kepala polisi Dubai Dahi Khalfan Tamim meminta Interpol untuk mengeluarkan "pengumuman merah terhadap pimpinan Mossad, sebagai seorang pembunuh dalam kasus ini jika ternyata Mossad terbukti berada di balik kejahatan tersebut."
Sementara itu Interpol telah mengeluarkan pengumuman terkait penangkapan terhadap 11 tersangka yang menjadi buron oleh aparat keamanan Dubai.
Kepala kepolisian Dubai mengatakan bahwa dirinya yakin 99% bahwa agen mata-mata Israel Mossad yang berada di balik pembunuhan tokoh Hamas Mahmud Mabhuh.
"Penyelidikan kami mengungkapkan bahwa Mossad terlibat dalam pembunuhan Mabhuh. 99 persen ini kerjaan Mossad, atau malah 100 persen, Mossad lah yang berada di belakang pembunuhan itu," kata Tamim kepada media. (fq/aby)
Lainnya (Arsip)
- Indonesia Ribut Soal Gelar "Kiyai", Mesir Ributkan Gelar "Habib"
Jumat, 19/02/2010 07:56 WIB - 120 Cambukan Untuk Pria Beristri Enam di Saudi
Kamis, 18/02/2010 18:10 WIB - Mesir Tolak Keikutsertaan Hamas dalam KTT Liga Arab
Kamis, 18/02/2010 16:53 WIB - Khemenei: Clinton Menebar Dusta di Teluk Arab
Kamis, 18/02/2010 16:51 WIB - Mossad Mulai Gerilya untuk Selamatkan Muka Israel
Kamis, 18/02/2010 15:51 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




