Iran: Bantu Gaza, Bentuk Pasukan Islam dan Hentikan Ekspor Minyak ke AS

Senin, 05/01/2009 10:19 WIB | Arsip | Cetak

Iran menyerukan negara-negara Muslim untuk menghentikan ekspor minyaknya ke negara-negara yang mendukung kejahatan kemanusiaan yang dilakukan Israel ke Jalur Gaza. Sementara aksi unjuk rasa anti-Israel terus berlanjut di pelosok dunia dan Dewan Keamanan PBB belum juga bisa mengambil tindakan tegas terhadap Israel, karena dihalang-halangi oleh AS.

Brigadir Jenderal Mir-Faisal Baqerzadeh, Ketua Yayasan Mengenang Perlawanan Suci di Iran menyatakan bahwa dunia Islam harus kompak untuk membantu warga Gaza yang berada dibawah penindasan rezim Zionis Israel. Selain menghentikan ekspor minyak, ia menyerukan agar dibentuk pasukan dari negara-negara Muslim karena menurutnya, hanya opsi militer yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan Gaza.

"Tentara-tentara dari negara-negara Muslim harus dibentuk untuk membela Muslim di Gaza dan minyak adalah stimulus yang penting, untuk menekan negara-negara pendukung rezim Zionis di AS dan Eropa," kata Jenderal Baqerzadeh.

Sebelumnya, juru bicara parlemen Iran Ali Larijani memuji perlawanan pejuang-pejuang Palestina menghadapi pasukan darat Israel. "Zionis-zionis itu harus tahu, Gaza akan menjadi kuburan mereka," kata Larijani.

Dalam aksi unjuk rasa anti-Israel di Tepi Barat, tentara Israel menembak seorang warga Palestina yang berunjukrasa hingga menemui syahid. Petugas medis di Tepi Barat mengatakan, Mufid Saleh Walweel, 22, ditembak di bagian kepala saat sedang berunjuk rasa di kota Qalqiya, menentang agresi Israel ke Jalur Gaza.

Aksi ribuan massa memprotes pembantaian Israel di Gaza juga berlangsung di Turki, Maroko, Yunani dan Inggris, termasuk di Indonesia.

Di Dewan Keamanan PBB, AS lagi-lagi menghalangi draft resolusi atas kekejian Israel di Jalur Gaza. Utusan AS di DK PBB Alejandro Wolff beralasan draft tersebut hanya mengkritik Israel dan tidak menyebut serangan roket Hamas.

Sikap AS membuat kesal sejumlah negara terutama Liga Arab yang mengajukan draft usulan tersebut. "Hari yang menyedihkan bagi Dewan Keamanan. Dewan ini lagi-lagi gagal untuk menyuarakan kecamannya terhadap eskalasi kekerasan Israel di Gaza," kata duta besar Libya, Giadalla Ettalhi.

Pemantau tetap Palestina di PBB Riyad Mansour mengingatkan, jika kebiadaban Israel tidak dihentikan, jumlah korban di kalangan warga sipil Palestina akan terus bertambah. "Dewan Keamanan tidak bisa terus berdiam diri. Ini merupakan tindakan ilegal dan tidak bermoral," ujar Mansour.

"Sekali lagi, kita menyaksikan Dewan Keamanan PBB yang tidak berfungsi," tambah Presiden Dewan Umum PBB Miguel d'Escoto. (ln/berbagai sumber)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang