Pertandingan Atletik di Batalkan Gara-Gara Iran Gunakan istilah "Teluk Persia"

Federasi Solidaritas Islam (ISF) yang berbasis di Riyadh pada hari Ahad kemarin (17/1) membatalkan pertandingan atletik yang direncanakan berlangsung di Teheran pada bulan April mendatang, hal ini disebabkan karena Iran menggunakan istilah "Teluk Persia" pada medali yang akan dibagikan bagi pemenang pertandingan.
ISF, yang dipimpin oleh presiden Federasi Olimpiade Saudi - Pangeran Sultan bin Fahd, mengatakan setelah pertemuan darurat dewan ISF, menyatakan bahwa panitia lokal Iran telah mengambil beberapa keputusan secara sepihak tanpa meminta persetujuan dari federasi dengan menulis beberapa slogan-slogan di medali dan pamflet pertandingan."
Iran "tidak mematuhi aturan-aturan yang ditetapkan oleh Federasi Olahraga Solidaritas Islam (ISSF)" dan "tidak mengikuti keputusan yang diambil oleh sidang umum dari federasi pada pertemuan sebelumnya di Riyadh," katanya dalam sebuah pernyataan.
Pertandingan atletik pada bulan April mendatang, untuk sementara ditunda karena perselisihan ini, kata ISF.
Komite dari panitia lokal di Iran untuk pertandingan atletik mengkritik keputusan tersebut melalui website mereka.
"Meskipun argumen meyakinkan ISSF diberikan kepada komite eksekutif (oleh komite Iran), patut disesalkan dan tanpa menyajikan alasan logis, maka komite ISSF memutuskan untuk tidak menyelenggarakan pertandingan dengan Iran sebagai tuan rumah," katanya.
Kecemasan akan Flu babi dan perselisihan karena Teheran menggunakan "Teluk Persia" untuk perairan antara Iran dan wilayah Arab telah menyebabkan pertandingan harus ditunda, sejak direncanakan awal Oktober lalu.
Negara-negara Arab dari daerah kaya minyak bersikeras istilah "Teluk Arab" atau sekadar "Teluk" untuk menyebut perairan laut antara Iran dan wilayah Arab.(fq/aby)
Lainnya (Arsip)
- FBI Kurang Kerjaan, Foto Politisi Spanyol Dijadikan Foto Usamah bin Laden
Minggu, 17/01/2010 10:01 WIB - Ulama Ikhwan Yordan: Haram Impor Produk Israel
Minggu, 17/01/2010 09:36 WIB - Syaikh Arifi Dilarang Masuk Kuwait, Setelah Kecam Syi'ah
Sabtu, 16/01/2010 14:47 WIB - Ketakutan Israel dari Pimpinan Baru Ikhwanul Muslimin
Sabtu, 16/01/2010 06:30 WIB - Biaya Perang AS di Irak dan Afghanistan 1 Triliun Dolar
Sabtu, 16/01/2010 06:29 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




