Iran Manfaatkan Kemiskinan Afrika Untuk Sebarkan Ajaran Syi'ah?

Syaikh Ahmad Abdul Qadir Ahmad - salah seorang ulama Al-Azhar yang bertugas di republik Kongo - menyatakan bahwa sejumlah kecil ulama Al-Azhar di negara Afrika melaporkan bahwa kaum Syi'ah Iran telah melakukan upaya penyebaran ajaran Syi'ah di wilayah miskin Afrika, seperti dilaporkan situs Mafkarah Islam.
Syaikh Ahmad menyatakan, sebagai contoh di negara Kongo di mana kaum Syi'ah di negara ini mengekspoitasi kemiskinan rakyat dengan memberikan bantuan makanan, minuman dan sejumlah uang untuk menarik masyarakat Kongo yang muslim Sunni untuk menjadi pemeluk Syi'ah.
Ia juga memperingatkan bahwa praktek-praktek semacam ini semakin marak dan tumbuh subur di negara-negara Afrika yang penduduknya dalam kondisi miskin dan terbelakang. Dengan dalih memberikan bantuan dan pelayanan kemanusiaan, organisasi-organisasi Syi'ah dengan bebas melakukan aksi menyebarkan faham Syi'ah.
Ulama Al-Azhar ini telah pernah menyampaikan kepada kedutaan Iran bahwa Kongo adalah tempat bgai umat Islam sunni. Dan ia juga menegaskan bahwa dirinya dan ulama Al-Azhar lain yang ditugaskan di Kongo, berulang kali telah dirayu oleh para ulama Syi'ah agar mau 'kooperatif' dengan mereka, namun usaha mereka tersebut gagal.
Para ulama Syi'ah tersebut juga pernah menjanjikan akan memberikan gaji bulanan sebesar 100 dolar untuk dua puluh siswa Kongo yang telah menyelesaikan pelajaran Al-Qurannya di bawah bimbingan para ulama Al-Azhar. Selain itu, para ulama Syi'ah juga menjanjikan kepada para siswa akan memberikan beasiswa ke Iran serta dijanjikan akan dinikahkan dengan wanita Iran.(fq/imo)
Lainnya (Arsip)
- Italia Berlakukan Kebijakan Sertifikasi Produk Halal
Senin, 05/07/2010 12:16 WIB - Sesumbar Petraeus: Kami Berada di Afghanistan Untuk Menang
Senin, 05/07/2010 10:56 WIB - Makanan dan Minuman Akan Dilarang Masuk ke Dalam Masjidil Haram
Senin, 05/07/2010 10:43 WIB - Bantuan Kemanusiaan Malaysia Tiba di Gaza, Namun Relawan Belum Bisa Masuk
Senin, 05/07/2010 09:52 WIB - Para Saksi Mata Kasus Pelecehan Anak oleh Pastor Katolik Diancam mati
Senin, 05/07/2010 09:38 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




