Iran Versus Barbie, Batman, Spiderman dan Harry Potter

Selasa, 29/04/2008 11:59 WIB | Arsip | Cetak

Iran versus Barbie. Itu judul sebuah berita di Majalah New York Times. Isinya menyebutkan, bahwa seorang jaksa penuntut umum di Iran menggugat keberadaan Barbie, Batman, Spiderman dan Harry Potter di Iran.

Ia meminta pemerintah Iran melarang kehadiran mainan anak-anak itu di Iran, demi memelihara generasi Iran dan peradabannya.

Jaksa penuntut umum itu bernama Ghorban-Ali Dorri Najafabadi. Ia meminta pemerintah segera melakukan mekanisme pemeliharaan budaya Islam Iran sekaligus nilai-nilai revolusi Iran “Dipasarkannya tokoh fiktif seperti Barbie, Batman, Spiderman, Harry Poter, dan semacamnya, yang merupakan benda-benda impor, termasuk dalam bentuk film, video, atau boneka, harus dianggap sebagai ancaman bahaya bagi semua petinggi di Iran. Kita harus mencari alternatif untuk menolak serangan berbahaya ini yang bisa menimpa anak-anak dan pemuda, karena mereka dalam tahap membentuk kepribadian, ” ujarnya.

Ia juga mengatakan bahwa permainan yang menghadirkan tokoh fiktif itu tidak menghormati dan tidak sejalan dengan nilai-nilai yang dibangun oleh Iran.

Masyarakat Iran kini sedang gandrung dengan boneka Barbie dan buku "The Deathly Hallows" Harry Poter yang sudah mulai dipasarkan sejak bulan Juli 2007 di Teheran. Tapi sejak beberapa waktu lalu, polisi Iran melakukan operasi ke sejumlah tempat mainan untuk melarang penjualan Barbie dan membuatkan tutup kepala atau jilbab untuk boneka itu, sekaligus menutup seluruh bagian dari tubuh boneka Barbie.

Sejumlah perusahaan boneka di Iran juga sudah menghadirkan boneka yang lebih Islami, dengan nama Ken, Sara dan Dara, yang seluruh bagian badannya tertutup kain, kecuali muka dan telapak tangan. (na-str/aljzr)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang