Dalam beberapa pekan ini, Geissy Garruda menjadi sangat terkenal di Brasil. Adalah Universitas Bandeirante di Sao Bernardo do Campo, di São Paulo, mengatakan Arruda, 20, tidak menghormati "prinsip-prinsip etika dan martabat akademik dan moralitas". Arruda menjadi berita bulan lalu setelah menghadiri kuliah dengan mengenakan rok mini.
Video rekaman insiden itu, yang terjadi bulan lalu, telah diposting di YouTube dan disebarluaskan di jaringan Brasil. Ini menunjukkan keberadaannya dicela oleh ratusan mahasiswa lain. Arruda, sekarang sering muncul di televisi, mengatakan ia sedang berjuang untuk kembali ke kehidupan normal setelah insiden itu.
Universitas Bandeirante menyebutkan Arruda menghadiri kelas dengan "pakaian yang tidak memadai" dan memiliki sikap provokatif yang "tidak sesuai dengan lingkungan universitas." Dalam artikel "Tanggung Jawab Pendidikan," universitas itu telah memperingatkan Arruda untuk mengubah perilakunya. Lebih jauh universitas memutuskan untuk mengeluarkan dia setelah berbicara dengan mahasiswa, staf dan Arruda sendiri. Unviersitas menyebut bahwa Arruda telah “mengundang” mahasiswa lain.
Arruda mengatakan bahwa ia terkejut. "Saya adalah korban," katanya. "Bagaimana saya bisa dikeluarkan? Ini absurd." Arruda mengatakan ia mengetahui pengeluaran dirinya melalui media massa dan belum menerima pemberitahuan resmi.
Brazil saja, yang negaranya sangat sekuler bisa berbuat seperti ini: mengeluarkan mahasiswinya yang berpakaian tak patut. Bagaimana, negeri Muslim dan Arab? (sa/grdn)
Pendidikan, mencakup pengajaran, pembentukan moral, penelitian dan pengembangan, serta segala makna yang mungkin dikandung kata pendidikan, adalah isu yang sangat perlu diperhatikan di sektor perbankan syariah. Tidak bisa dipungkiri, teori dan praktek perbankan syariah saat ini banyak berangkat dari teori dan praktek perbankan konvensional.
Karena ingin mengajukan pinjaman untuk membeli kendaraan, akhirnya aku mendatangi bank-bank yang dekat dengan rumahku. Kebetulan di ruko dekat rumahku cukup lengkap banknya mulai dari yang konvensional sampai yang syariah.
Ada yang menarik di ajang Islamic Book Fair (IBF) 9th 2010 di Istora Senayan, Kamis (11/3) lalu. Sekelompok .jerapah kecil. menyambangi stand Bank Syariah Mandiri untuk menabung. Wow! Jerapah menabung?!
Impian untuk memiliki rumah barang tentu menjadi impian setiap orang. Berawal dari keinginan untuk memiliki rumah sederhana dengan harga yang murah, ketika mencari, mencari dan mencari bertemulah aku pada seorang wali murid yang tinggal disebuah perumahan, yang walaupun lumayan jauh dari tempat aku mengajar.
Saya sudah menjadi salah satu nasabah bank syari.ah, dan merasa nyaman dengan produk yang ditawarkan juga tidak ada keraguan di hati dengan urusan riba. Alhamdulillah pada tahun 2009 saya dan suami mendapat kesempatan untuk menjadi tamu Allah.
Biasakan membangun komunikasi dengan anak secara terbuka dan berikan rasa nyaman dan tentram pada dirinya bahwa ibu tidak marah dan sang anak bisa cerita apa saja.
KANGEN sekali saya dengan suasana seperti ini. Rendy, Putri, Shalma Alexa, Ahad Rifaldo dan teman-teman sebayanya tampak duduk lesehan dengan tertib di lantai mushalla. Wajah mereka terlihat ceria.