Ironi Negeri Muslim, Brazil dan Rok Mini

Dalam beberapa pekan ini, Geissy Garruda menjadi sangat terkenal di Brasil. Adalah Universitas Bandeirante di Sao Bernardo do Campo, di São Paulo, mengatakan Arruda, 20, tidak menghormati "prinsip-prinsip etika dan martabat akademik dan moralitas". Arruda menjadi berita bulan lalu setelah menghadiri kuliah dengan mengenakan rok mini.
Video rekaman insiden itu, yang terjadi bulan lalu, telah diposting di YouTube dan disebarluaskan di jaringan Brasil. Ini menunjukkan keberadaannya dicela oleh ratusan mahasiswa lain. Arruda, sekarang sering muncul di televisi, mengatakan ia sedang berjuang untuk kembali ke kehidupan normal setelah insiden itu.
Universitas Bandeirante menyebutkan Arruda menghadiri kelas dengan "pakaian yang tidak memadai" dan memiliki sikap provokatif yang "tidak sesuai dengan lingkungan universitas." Dalam artikel "Tanggung Jawab Pendidikan," universitas itu telah memperingatkan Arruda untuk mengubah perilakunya. Lebih jauh universitas memutuskan untuk mengeluarkan dia setelah berbicara dengan mahasiswa, staf dan Arruda sendiri. Unviersitas menyebut bahwa Arruda telah “mengundang” mahasiswa lain.
Arruda mengatakan bahwa ia terkejut. "Saya adalah korban," katanya. "Bagaimana saya bisa dikeluarkan? Ini absurd." Arruda mengatakan ia mengetahui pengeluaran dirinya melalui media massa dan belum menerima pemberitahuan resmi.
Brazil saja, yang negaranya sangat sekuler bisa berbuat seperti ini: mengeluarkan mahasiswinya yang berpakaian tak patut. Bagaimana, negeri Muslim dan Arab? (sa/grdn)
Lainnya (Arsip)
- Israel Gunakan Facebook Sebagai Alat Mata-Mata Dunia
Selasa, 10/11/2009 05:11 WIB - Siapa Pengganti Mahmud Abbas?
Senin, 09/11/2009 16:35 WIB - Aktivis Pro-Palestina Boikot Jaringan Supermarket Inggris
Senin, 09/11/2009 16:31 WIB - Tragedi Penembakan Fort Hood: Karena Agama ataukah Stress?
Senin, 09/11/2009 16:30 WIB - Obama-Netanyahu Bertemu di Gedung Putih
Senin, 09/11/2009 16:11 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




