Ismail Haniyah Ingin Dialog dengan Kelompok Negara Kwartet

Selasa, 28/03/2006 13:52 WIB | Arsip | Cetak

PM Palestina Ismail Haniyah, menyampaikan keinginannya untuk berdialog dengan kelompok negara kwartet internasional guna membantu penyelesaian konflik antara Israel dan Palestina. Dalam sambutannya di hadapan Dewan Parlemen (27/3), Haniyah memaparkan struktur pemerintahannya sekaligus program yang diperjuangkannya. “Saya yakin bahwa pemerintah kita siap berdialog dengan tim negara kwartet (AS, Rusia, PBB dan Eropa), untuk membahas semua cara guna mengakhiri konflik dan mewujudkan ketenangan di Timur Tengah,” ujarnya.

Ia menyatakan juga bahwa hingga saat ini pihak Palestina masih menanti sikap tim negara kwartet tersebut untuk cenderung pada norma keadilan dan objektifitas dalam rangka mewujudkan perdamaian menyeuruh dan adil di Timur Tengah. “Jangan ada pihak yang dicenderungi dengan mengabaikan pihak lain. Juga agar menghentikan upaya yang menghalangi bantuan atas rakyat Palestina setelah mereka melakukan pemilu secara demokratis,” tandasnya.

Menurutnya, Hamas akan tetap berinteraksi dengan sejumlah kesepakatan damai yang telah ada, tapi hanya dengan syarat hasilnya memang benar-benar memberi kemaslahatan bagi rakyat Palestina. Di sisi lain ia juga menegaskan bahwa menjadi hak bangsa Palestina adalah melakukan perlawanan bersenjata terhadap pendudukan Israel.

Dalam kesempatan yang sama, Haniyah juga meminta pemerintah AS untuk merevisi ulang pandangan dan sikap politiknya terhadap rakyat Palestina dan melakukan aktifitas yang bersih dan bertanggung jawab, tidak memotifasi penjajahan, menghentikan politik standar ganda dalam mewujudkan perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah. “Pemerintah AS yang menyerukan bangsa dunia untuk melakukan demokratisasi, dan menghormati pilihan rakyat, harus menjadi pihak yang pertama kali menghormati proses demokrasi dan bukan menghimpitnya dengan ancaman dan kecaman,” ujar Haniyah.

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang