Merasa Selalu Terancam, Israel Akhirnya Sepakat Beli 19 Pesawat F-35

Selasa, 20/07/2010 09:31 WIB | Arsip | Cetak

Amerika Serikat dan Israel telah mencapai kesepakatan terkait penjualan pesawat temput jet F-35 fighter, yang penjualan pesawat ini merupakan penjualan pertama pesawat canggih tersebut kepada pihak asing.

"Bola ada di tangan mereka," kata Wakil Laksamana Jeffrey Wieringa, yang mengepalai Defense Security Cooperation Agency Pentagon kepada Reuters di Farnborough Airshow.

"Saya sedang menunggu mereka untuk membuat keputusan setiap hari," kata Wieringa, yang pensiun pada akhir bulan.

Para pengamat mengatakan kesepakatan pembelian pesawat temput itu bernilai sekitar 3 miliar dolar.

"Ketika mereka pilih F-35, kami percaya ini adalah bukti kemampuan jet tempur kami," kata Steve O'Bryan, wakil presiden perusahaan Lockheed Martin untuk pengembangan bisnis pesawat F-35, Reuters mencatat bahwa Israel menghadapi beberapa tantangan keamanan yang tangguh.

Lockheed Martin mengatakan dalam waktu dekat akan tercapai kesepakatan dengan pemerintah AS pada pengadaan batch keempat dari 32 pesawat tempur F-35, dan kesepakatan bisa datang "kapan saja."

Israel akan menjadi negara asing pertama yang menandatangani perjanjian untuk membeli pesawat F-35 di luar delapan mitra internasional yang telah membantu mengembangkan pesawat canggih tersebut.

Kesepakatan ini sudah ada dalam negosiasi sejak September 2008 lalu, ketika Pentagon pertama kali menyetujui penjualan 25 pesawat dengan kemungkinan peningkatan jumlah penjualan menjadi 50 pesawat lainnya di tahun-tahun mendatang.

Pesawat tempur F-35 adalah hasil pengembangan dari pesawat X-35 dalam program Joint Strike Fighter. Pesawat ini adalah pesawat tempur berkursi tunggal, bermesin tunggal, yang dapat melakukan banyak fungsi, antara lain pertempuran udara-ke-udara, dukungan udara jarak dekat, dan pengeboman taktis. Pengembangan pesawat ini dibiayai oleh Amerika Serikat, Britania Raya dan beberapa negara lainnya. Pesawat ini dikembangkan dan diproduksi oleh industri kedirgantaraan yang dipimpin oleh Lockheed Martin serta dua rekan utamanya, BAE Systems dan Northrop Grumman. Pesawat demonstrasi pertama kali terbang pada tahun 2000, dan pesawat versi produksi pertama kali terbang pada 15 Desember 2006.(fq/reu)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang