Israel Ancam Ambil Alih Gas Libanon dengan Paksa

Sabtu, 26/06/2010 07:15 WIB | Arsip | Cetak

Israel mengancam akan menggunakan kekuatan militer untuk mengambil kontrol penuh lapangan gas yang baru ditemukan di sebagian perairan Libanon di Laut Mediterania.

Menteri Infrastruktur Israel Uzi Landau menyatakan hal tersebut setelah Beirut mengumumkan bahwa sebagian dari cadangan raksasa adalah benar-benar milik Libanon dan hal itu tidak memungkinkan Tel Aviv menjarah sumber daya Libanon.

"Israel berusaha membuat kasus ini fait accompli dan berusaha dengan cepat untuk menampilkan diri sebagai emirat minyak, mengabaikan fakta bahwa, menurut peta, deposit cadangan gas itu meluas ke perairan Libanon," juru bicara parlemen Libanon Nabih Berri mengatakan, dan menambahkan bahwa Libanon harus mengambil tindakan segera untuk mempertahankan keuangan, politik, hak ekonomi dan kedaulatan negara".

Libanon juga menyerukan perusahaan pengeboran gas untuk menghormati integritas teritorial dan memperingatkan mereka karena beraktifitas dekat dengan zona ekonomi. Israel, bagaimanapun, menegaskan seluruh ladang gas itu terletak di wilayah mereka.

Cadangan gas yang baru ditemukan diperkirakan mengandung 15 triliun kubik gas - senilai 40 miliar dolar - dan mungkin memungkinkan Israel untuk mengekspor gas ke negara-negara lain di masa mendatang.(fq/prtv)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang