Israel Angkat Kaki dari Mauritania

Sabtu, 07/03/2009 10:29 WIB | Arsip | Cetak

Sejak hari Jumat kemarin, hubungan diplomatik antara Israel dan Mauritania resmi putus ditandai dengan penutupan kantor kedubes Israel di Nouakchott, ibukota Mauritania.

Hubungan kedua negara itu merenggang menyusul agresi brutal Israel ke Jalur Gaza bulan Januari kemarin. Mauritania memutuskan untuk membekukan hubungan diplomatik dengan Israel dan memerintahkan seluruh staff kedubes Israel untuk meninggalkan Mauritania dalam waktu 48 jam.

Mauritania adalah negara Arab ketiga yang membuka hubungan diplomatik dengan Israel, setelah Mesir dan Yordania. Negara itu sudah lebih dulu menarik dubesnya di Israel sebagai protes atas agresi brutal Israel ke Gaza. "Ini merupakan konsekuensi logis setelah penguasa Mauritania Jenderal Mohammad Ould Aziz memutuskan untuk membekukan hubungan diplomatik dengan Israel saat mengikuti pertemuan tingkat tinggi di Doha," kata seorang pejabat pemerintah Mauritania.

Belum jelas apakah Mauritania akan membekukan hubungannya secara permanen dengan Israel atau cuma sementara. Seorang pejabat di kementerian luar negeri Israel mengaku pihaknya tidak menerima pemberitahuan secara resmi dari pemerintah Mauritania tentang pengusiran dubesnya.

"Kami tidak tahu apa yang sedang terjadi sebenarnya. Kami masih melakukan penelitian. Mereka tidak memberitahu kami bahwa mereka akan mengusir duta besar kami," kata pejabat tadi.

Ia menduga pengusiran itu bukan karena agresi Israel ke Gaza, tapi karena rencana kunjungan pemimpin Libya Muammar Gaadafi yang juga ketua Uni Afrika. "Mungkin mereka (Mauritania) cuma ingin menunjukkan bahwa mereka bersikap keras pada Israel," tuding pejabat Israel itu. (ln/aby)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang