Israel Pusing oleh Tawaran Hamas

Selasa, 22/12/2009 16:40 WIB | Arsip | Cetak

Pertukaran tahanan yang disyaratkan Hamas untuk membebaskan Gilad Shalit ternyata cukup membuat para pejabat tinggi Israel pusing. Sulit bagi Israel untuk menerima persyaratan Hamas demi membebaskan satu orang prajuritnya yang sudah tiga tahun berada dalam tawanan para pejuang Palestina.

Rapat marathon antara PM Israel Benjamin Netanyahu dan tujuh menteri bidang keamanannya sejak hari Minggu (20/12) dan baru berakhir Selasa dinihari, tidak menghasilkan kesepakatan apapun alias menemui jalan buntu apakah Israel akan menerima syarat pertukaran 1.000 tahanan Palestina yang diajukan Hamas untuk membebaskan Shalit.

Laporan Al-Jazeera dari Yerusalem menyebutkan bahwa terjadi perdebatan keras dalam rapat kabinet yang berlangsung selama hampir 48 ham itu. Selama rapat, terjadi sedikitnya lima kali break karena tidak juga tercapai kesepakatan dan tetap menemui jalan buntu sampai rapat berakhir.

Dan dalam pernyataan resmi usai rapat kabinet tersebut, kantor perdana menteri Israel hanya menginstruksikan agar tim negosiasi pembebasan Shalit melanjutkan upayanya untuk memulangkan Shalit dengan selamat.

Di tengah berlangsungnya rapat kabinet, Netanyahu sempat menemui orangtua Shalit yang meminta agar para menteri Israel menerima tawaran pertukaran tawanan yang diajukan Hamas untuk membebaskan puteranya.

"Saya berharap mereka menghasilkan keputusan hari ini. Mereka pasti tahu bahwa keputusan ini akan menentukan nasib Shalit apakah akan tetap hidup atau mati," kata Aviva Shalit, ibu Gilad Shalit.

Pada saat yang sama, di luar kantor perdana menteri Israel, puluhan pengunjuk rasa mendesak kabinet Netanyahu untuk membuat kesepakatan pertukaran tawanan dengan Hamas. (ln/aljz)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...

Safe Deposite Box di BCA Syariah
Barang-barang berharga seperti emas, perhiasan ataupun surat-surat berharga seperti sertifikat rumah, tanah, kendaraan dan lainnya tentu harus disimpan baik agar tidak hilan/r...


Peluang